Pusat Penelitan dan Pengembangan Pengawasan

14.130 Uji Coba Instrumen Pengukuran Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara di BPKP

Pada tahun 2012 Puslitbangwas telah melakukan kajian atas Instrumen Pengukuran Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara. Kajian tersebut menghasilkan skema pengukuran, variabel dan indikator pengukuran, kriteria penilaian, serta bobot atas semua komponen pengukuran (dimensi, variabel, dan indikator). Berdasarkan skema pengukuran yang telah dihasilkan tersebut, maka akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dibangun dari tiga kelompok akuntabilitas pengelolaan yaitu akuntabilitas pengelolaan keuangan di Kementerian Keuangan sebagai pengelola fiskal, di kementerian negara/lembaga pemerintah non kementerian sebagai pengguna anggaran pemerintah pusat, dan di pemerintah daerah sebagai pengelola keuangan daerah. Instrumen pengukuran akuntabilitas pengelolaan keuangan di pemerintah daerah telah diujicobakan pada tahun 2013 dengan menghasilkan beberapa perbaikan pada indikator dan proxy.

Tahun 2014 (saat ini) dilakukan uji coba untuk instrumen pengukuran akuntabilitas pengelolaan keuangan di kementerian negara/lembaga pemerintah non kementerian. Tujuan dilakukannya uji coba adalah untuk menilai kelayakan instrumen yang telah dikembangkan dan mencari masukan dalam rangka menyempurnakan instrumen tersebut. Selain tujuan tersebut, uji coba juga untuk melihat kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan di kementerian/LPNK yang menjadi objek uji coba. Uji coba dilakukan di BPKP, dengan cara evaluasi sederhana yaitu menggunakan data yang tersedia di website dan wawancara dengan beberapa pejabat di BPKP. Keterbatasan metode dalam uji coba adalah belum dilakukannya evaluasi secara mendalam, sehingga dimungkinkan terjadinya risiko tidak tersedianya data di website maupun dari hasil wawancara.

Berdasarkan hasil uji coba ditemukan beberapa variabel dan indikator yang kurang tepat sehingga perlu diperbaiki dengan mengurangi variabel/indikator yang kurang penting, memperbaiki kalimat variabel/indikator, dan menambahkan variabel/indikator baru, sekaligus membangun proxy dan kriteria penilaian sesuai dengan indikator yang sudah diperbaiki. 

Selain memperbaiki indikator, hasil uji coba juga berhasil mendapatkan skor untuk akuntabilitas pengelolaan keuangan di BPKP dengan skor setiap dimensi sebagai berikut:

  1. Infrastruktur pengelolaan keuangan : 0,200
  2. Penyusunan dan penetapan anggaran : 0,400
  3. Pelaksanaan anggaran : 0,389
  4. Pertanggungjawaban : 0,500
  5. Pengawasan : 0,444

Secara total capaian skor kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan di BPKP adalah 1,933 (64,45%) dari skor tertinggi 3,00 atau berada pada katagori “Cukup”. Dimensi yang memperoleh skor terendah adalah dimensi infrastruktur yaitu 0,200 atau mencapai 33,33%. Dimensi ini menggambarkan kesiapan tenaga pengelola keuangan negara yang terdiri dari kapabilitas/latar belakang pendidikan dan sertifikasi keahlian yang dimiliki.


Share