BPKP Sulbar Hadiri Acara Pencanangan Zona Integritas di BNNP Sulbar

Mamuju (29/6/2022) – Perwakilan BPKP Sulbar Hadiri Acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas BNN Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika.

Acara tersebut turut dihadiri Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulawesi Barat, Balai POM Mamuju, dan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat, dan LSM Pemerhati Kesehatan (PERAK).

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar, Sangkono menyampaikan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas yaitu:

1.     Bebas Gratifikasi

2.     Bebas Korupsi dan Kolusi

3.     Bebas Nepotisme

4.     Taat Pada Perundang-undangan yang berlaku

5.     Menerapkan sanksi terhadap pelanggaran

Selanjutnya Sangkono menyampaikan bahwa pernyataan dan pendatanganan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi sebagai wujud komitmen yg bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Hal ini merupakan upaya meningkatkan kinerja sebagai leading institute dalam memberantas narkoba. Untuk memberikan layanan terbaik sebagaimana mestinya, meskipun dengan sarana yg terbatas, sebagai dampak gempa namun tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Seluruh Personil BNNP Sulbar berkomitmen memberikan pelayanan yang prima dan bebas dari korupsi dan bertekad kuat untuk bebas dari praktik KKN.

Kasus Narkotika masih menjadi perhatian dunia, sekita 269 juta jiwa atau 5,4% populasi dunia pada usia 15-64 tahun menjadi pengguna narkoba. Perkiraan pada tahun 2030 jumlah pengguna narkoba secaar global akan mencapai 299 juta jiwa. Pada tahun 2030 Indonesia akan dihadapkan dengan bonus demografi yaitu jumlah populasi usia produktif yang tinggi.

Selama tahun 2021, Polda Sulbar dan BNNP Sulbar berhasil mengungkap 223 kasus narkotika dengan 407 orang tersangka dengan barang bukti sebesar 3323 gram sabu. Sampai akhir juni 2022 berhasil diungkap 173 kasus narkoba sebanyak 305 orang tersangka dengan barang bukti sebesar 6117 gram sabu.

Penugasan BNNP Sulbar penuh tantangan mulai dari bandar pengedar , pengguna, dan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang terlibat. Oleh karena itu dibutuhkan personil yang berintegritas bersama direktorat reserse narkoba polda sulbar untuk memberantas peredaran narkotika. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 5,19 kg sabu secara bersama-sama.

 

(Humas BPKP Sulbar/Tsam)