BPKP Dampingi PTPN V Taja Sosialisasi dan Workshop Risk Management di Bukittinggi, Sumatera Barat

Acara yang diikuti oleh para Kepala Urusan, para Pejabat Kepala Urusan dan para Asisten yang berjumlah sebanyak 40 orang tersebut di ketua oleh Direktur Utama dan SDM PT PN V, Syamsurizal Lubis.

 

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Mulyana memberi kata sambutan yang antara lain menjelaskan pentingnya membangun dan mengembangkan Manajemen Resiko di lingkungan PT Perkebunan Nusantara V yaitu guna mewujudkan kinerja yang lebih baik dan terukur, meningkatkan target profitabilitas dan melakukan tindakan preventif guna mengantisipasi kerugian bagi entitas yaitu dengan cara memelihara dan menjaga reputasi entitas. Selain itu, dengan diterapkannya Manajemen Resiko maka akan diperoleh efektivitas pelaporan dan kepatuhan di lingkungan unit perusahaan. Diakhir sambutannya, Mulyana berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi dan workshop agar kedepannya hasil dari Risk Management ini dapat menjadi langkah awal yang bermanfaat yaitu sebesar apapun resiko yang timbul dapat di mitigasi secara tepat, sehingga dapat mendorong kinerja yang lebih efektif serta value perusahaan dapat ditingkatkan.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara V yang diwakili oleh Direktur Umum dan SDM, Syamsurizal Lubis membuka secara resmi Sosialisasi dan Workshop Manajemen resiko dan menjelaskan tentang manfaat penerapan Manajemen Resiko di lingkungan PTPN V, yaitu Manajemen Resiko berguna meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen, memberikan jaminan yang wajar atas pencapaian sasaran perusahaan, meningkatkan reputasi perusahaan, mengurangi kejutan-kejutan yang kurang menyenangkan, serta meningkatkan hubungan dengan para pemangku kepentingan menjadi semakin baik, sehingga sangat mendukung pencapaian visi PT Perkebunan Nusantara V sebagai perusahaan perkebunan yang tangguh, mampu tumbuh dan berkembang dalam persaingan global serta misi mengelola agribisnis Kelapa Sawit dan karet secara efisien bersama mitra untuk kepentingan stakeholders, berwawasan lingkungan berdasarkan prinsip-prinsip  coorporate governance dan menciptakan nilai tambah perusahaan secara berkelanjutan.

 

(Humas BPKP Riau)