Kegiatan Outbond & Mind Setting RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Riau

Sesuai yang disampaikan oleh Instruktur Mind Setting dan Outbond dari BPKP Pusat Jakarta, maka pertama yang harus diperbaiki adalah manusiannya, kemudian baru produknya (jasanya). Dalam kesempatan ini RSUD-AA bekerja sama dengan BPKP Provinsi Riau telah mengadakan Outbond dan Mind Setting yang dilaksanakan pada tanggal 9 s.d 11 November di Batam. Kegiatan ini diikuti sebanyak 65 peserta, meliputi seluruh manajemen tingkat atas (seluruh Direksi) sampai tingkat Manajer (Kepala Bidang).

 

Direktur Utama Rumah Sakit, Ibu Yuliawarti Moesa mengatakan bahwa dengan Outbond dan Mind Setting ini diharapkan kebersamaan dan kesamaan bahasa dalam melangkah mencapai RSUD berkelas Internasional dapat tercapai dengan mudah. Diharapkan seluruh karyawan dari tingkat manajemen paling atas hingga paling bawah dapat bekerja sama saling bahu membahu untuk terealisirnya visi dan misi RSUD.

 

Pada kesempatan ini pula Yuliawarti Moesa mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin antara RSUD dengan BPKP.

 

Sebelum  mind setting dilaksanakan, Kepala Bidang Akuntan Negara juga memberikan materi yang terkait dengan masalah perubahan. Bahwa seluruh manajemen dari atas sampai ke bawah harus punya ide dan inovasi terhadap operasional dan kegiatan RSUD, guna mendukung tercapainya visi dan misi RSUD, diantaranya disampaikan bahwa mereka harus melakukan radical innovation, karena jika hanya melakukan kegiatan yang sifatnya biasa-biasa saja kemungkinan akan kalah bersaing dengan rumah sakit lain di Pekanbaru, dimana sudah banyaknya rumah sakit swasta yang berkelas internasional.

 

Pada saat penutupan, Yuliawarti Moesa mengharapkan dalam waktu dekat BPKP masih bersedia memfasiliatasi untuk dilakukan kegiatan yang sama untuk level staf kebawah, dimana diperkirakan akan dilaksanakan untuk 10 angkatan lagi.

 

(Humas BPKP Riau, Kabid AN)