BPKP RIAU DAMPINGI PELAKSANAAN WASRIK RUTIN TAHAP I TAHUN 2012 PADA POLDA RIAU

 

Pekanbaru, 16 Maret 2012, bertempat di ruang aula Kantor Polda Riau dilaksanakan acara Taklimat Awal dalam Rangka Wasrik Rutin Itwasda Polda Riau Tahap I Tahun 2012 Aspek Perencanaan dan Pengorganisasian di Polda Riau dan Jajarannya.

Kegiatan ini membicarakan tentang tujuan dan strategi yang akan dilakukan dalam pelaksanaan Wasrik Polda Riau Tahap I Tahun 2012. Mendasari ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal (SPI), Perkap Nomor 18 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Wasrik Rutin di Lingkungan Polri, dan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Riau Nomor : KEP/327/XII/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Wasrik diLingkungan Kepolisian Daerah Riau.

Dalam acara ini, Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Hasan Amrozi mengungkapkan bahwareformasi pengelolaan keuangan negara menuntut peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara. Oleh karena itu, Itwasda sebagai APIP Polri berupaya untuk melaksanakan kegiatan pengawasan yang berpedoman pada pelaksanaan pengawasan BPK RI.

Disamping itu Itwasda juga berupaya memberikan masukan, saran, rekomendasi hasil pengawasan intern yang berkualitas (spesifik, dapat diterapkan/applicable, dengan manfaat yang lebih besar dari pada biaya) dan rekomendasi tersebut dilaksanakan serta ditindaklanjuti oleh obrik.

Terkait dengan hal itu,diharapkan  kepada  para obyek  wasrik (obrik) dapat menjalin kerjasama yang baik dengan tim wasrik sehingga  berbagai permasalahan yang dihadapi dapat dikomunikasikan secara  obyektif agar dapat dicari solusi terbaik dalam pemecahannya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Lucky Agus Janapria yang diwakilkan oleh Kabidwas IPP Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Rizal mengharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Wasrik Tahap 1 oleh Itwasda Polda Riau yang didampingi Tim BPKP Riau, dapat mengedepankan perannya sebagai konsultan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada sehingga pada tahun ini Polda Riau bisa mendapatkan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) tanpa ada lagi catatan/paragraf penjelas didalamnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakapolda Riau, Kombes Pol Agus Sofyan Abadi, yang baru saja dilantik beberapa jam sebelumnya, “Saya menaruh harapan besar agar pada pelaksanaan Wasrik Itwasda Polda Riau dapat menghasilkan upaya maksimal guna mensinergikan seluruh Satker dan Satwil jajaran Polda Riau untuk dapat mempertahankan Opini Laporan Keuangan Polri yang sudah mendapatkan predikat WTP sejak Tahun 2009 lalu, bahkan harus dapat menghilangkan catatan/paragraf yang menyertainya”.

Menyikapi hal tersebut, Kombes Pol Agus Sofyan Abadi memerintahkan kepada masing-masing Satker Polda dan Satwil yang menjadi Obyek Wasrik, untuk membantu kelancaran pekerjaan tim dengan mempersiapkan data dan informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh Tim Wasrik.

rdquo;.