Pusat Penelitan dan Pengembangan Pengawasan

08.1045 - The Presidents Management Agenda (PMA): Wide Initiatives for Improving Govern Performance

LHT-1045/LB/2008 Tanggal 27 November 2008

ABSTRAKSI

Dalam rangka perbaikan kinerja serta untuk meningkatkan akuntabilitas, Pemerintah Federal Amerika Serikat telah melakukan serangkaian upaya yang terkait dengan reformasi manajemen sektor publik. Dimulai dengan Planning-Progamming Budgeting System pada tahun 1965-1971, dilanjutkan dengan Management by Objective (MBO) pada tahun 1973-1974 dan Zero Based Budgeting pada tahun 1977-1981. Langkah berikutnya yang siginifikan adalah diterbitkannya Government Performance and Results Act (GPRA) pada tahun 1993. Atas dasar GPRA setiap instansi pemerintah disyaratkan untuk membangun rencana kinerja tahunan, mengimplementasikan, dan melaporkan hasil dari program-programnya ke Congress.

Sebagai implementasi GPRA serta untuk mereformasi pengelolaan dan pelaksanaan program pemerintah agar berfokus pada masyarakat, dan berorientasi pada hasil, pada tahun 2001 diluncurkan strategi President's Management Agenda (PMA). PMA merupakan strategi untuk mereviu kinerja manajemen instansi secara fundamental dan fokus pada area-area penting berdasarkan hasil audit GAO terkait dengan kelemahan manajemen dalam memberikan hasil nyata yang terukur dan efisien. PMA terdiri dari dua inisiatif utama yang dikenal dengan Government-Wide Goal Initiatives dan Agency-Specific Goal Initiatives.

Government Wide-Goal Initiatives, yang merupakan fokus kajian ini, terdiri dari lima inisiatif pemerintah yang berlaku secara luas di setiap instansi pemerintah, saling terkait dan mendukung satu sama lainnya. Government-Wide Goals Initiatives terdiri dari Strategic Management of Human Capital, Competitive Sourcing, Improved Financial Performance, Expanded Electronic Government, serta Budget and Performance Integration.

Sedangkan Agency-Specific Goal Initiatives terdiri dari sembilan inisiatif yang berlaku khusus di instansi-instansi tertentu saja. Inisiatif ini dipilih berdasarkan informasi dari GAO mengenai program pemerintah federal yang berisiko tinggi.

Untuk mengukur keberhasilan dan perkembangan kemajuan pelaksanaan inisiatif PMA di masing-masing instansi, dikembangkan suatu kriteria yang disebut dengan Executive Branch (Agency) Management Scorecard yang menggunakan sistem traffic light:

Green, Yellow, Red, dengan berdasarkan suatu standar yang disebut standard for success atau Proud to Be.

Penilaian atas capaian inisiatif-inisiatif tersebut dan progress dalam penerapan rencana aksinya dilaksanakan oleh The Office of Management and Budget (OMB). Penilaian dilaksanakan secara kuartalan dan laporannya dipublikasikan secara luas melalui http://result.gov.

Pada tahun awal pelaksanaan PMA, hampir seluruh agency memperoleh status Red dan hanya tiga agency statusnya Yellow. Hal ini menunjukkan bahwa pada tahun 2001 pengelolaan dan kinerja Pemerintahan Federal masih jauh dari memuaskan, dan perlu segera tindakan koreksi untuk memperbaikinya. Setelah enam tahun PMA berjalan, skor yang tadinya didominasi oleh status Red telah berubah menjadi Green dan hanya beberapa Yellow. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan/perbaikan yang signifikan dalam pengelolaan dan kinerja Pemerintahan Federal. Dengan PMA, pengelolaan dan kinerja pemerintah dapat diukur dan terlihat, sehingga kinerja yang masih dibawah standar dapat segera diupayakan untuk diperbaiki.


Share