Pusat Penelitan dan Pengembangan Pengawasan

08.1042 - Implementasi Manajemen Risiko di Puslitbangwas BPKP

Nomor: LHT-1042/LB/2008 Tanggal 26 November 2008

ABSTRAKSI

Manajemen Risiko (MR) dapat membantu organisasi untuk mengelola risiko secara sistematis dan terencana. Pelaksanaan piloting MR di Puslitbangwas BPKP pada tahun 2006 lalu memberikan wacana bagi seluruh pegawai untuk berpeduli risiko. Keterlibatan seluruh pegawai dalam mengidentifikasi risiko menimbulkan rasa memiliki, memahami konsep risiko, serta memberi nilai tambah dalam kegiatan organisasi baik pada fungsi litbang maupun fungsi tata usaha.

Implementasi Manajemen Risiko (MR) Puslitbangwas tahun 2008 merupakan kelanjutan dari implementasi MR tahun 2007 dengan melakukan kegiatan pemantauan dan reviu untuk mengetahui sejauh mana rencana tindak penanganan risiko dari periode 2007 telah dilaksanakan, apakah risiko pada daftar rencana tindak telah berhasil ditangani, dan mengetahui hambatan atau kendala yang dihadapi dalam rangka menangani risiko.

Pemantauan dilakukan terhadap delapan risiko utama Puslitbangwas yang telah memiliki rencana tindak dan prosedur penanganannya. Hasil pemantauan adalah sebagai berikut:

  • Pada umumnya, rencana tindak untuk penanganan risiko telah dilakukan oleh masing-masing pemilik risiko (Bidang Program dan Kerja Sama, Bidang Pemanfaatan dan Evaluasi, dan Bagian Tata Usaha), dalam arti prosedur-prosedur yang diperlukan untuk penanganan sudah dilakukan, dan ada pula penanganan yang direncanakan pada tahun 2009.
  • Masih terdapat prosedur-prosedur penanganan yang belum dilaksanakan karena adanya hambatan atau kendala tertentu, seperti belum adanya kebijakan pimpinan, kendala teknis, kendala anggaran dan belum adanya satuan tugas (satgas) yang membantu manajemen dalam mengelola risiko.
  • Terdapat risiko-risiko yang masih perlu diperdalam lebih lanjut dari segi pernyataan dan dampaknya , karena bisa menimbulkan salah interpretasi, serta belum diantisipasinya risiko baru yang muncul seiring dengan perubahan BPKP menjadi New BPKP.

Hal-hal yang dapat disarankan untuk pelaksanaan lebih lanjut manajemen risiko di Puslitbangwas adalah sebagai berikut:

  • Membuat kebijakan dan strategi manajemen risiko Puslitbangwas sebagai bentuk komitmen bersama untuk melaksanakan manajemen risiko secara berkelanjutan. Kebijakan dan strategi tersebut ditetapkan melalui keputusan Kepala Puslitbangwas BPKP yang selanjutnya akan dijadikan dasar dalam implementasi MR di Puslitbangwas BPKP.
  • Melakukan kembali identifikasi dan menilai risiko-risiko baru atau yang belum teridentifikasi namun penting, sebagai pelaksanaan siklus manajemen risiko di Puslitbangwas, mulai dari penetapan konteks sampai rencana tindak penanganan risiko.
  • Membentuk satgas MR di Puslitbangwas BPKP dengan penetapan oleh Kepala Puslitbangwas BPKP, yang akan membantu manajemen dalam pengelolaan risiko Puslitbangwas.

 

 

Kata Kunci: Implementasi MR, pemantauan dan reviu, rencana tindak.


Share