Pusat Penelitan dan Pengembangan Pengawasan

10.557 - Penerapan Pengelolaan Keuangan BLUD: Identifikasi Perubahan Infrastruktur dan Keuangan RSUD

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan yang telah dilakukan oleh RSUD setelah penerapan PPK-BLUD terkait infrastruktur (kebijakan internal, peralatan medis, sarana dan prasarana, serta SDM) termasuk dampaknya terhadap  kinerja. Manfaatnya bagi BPKP diharapkan dapat digunakan sebagai referensi/acuan dalam melakukan kajian terkait dengan penerapan PPK-BLUD. Selain itu, kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dalam pembuatan kebijakan terkait penerapan PPK-BLUD di RSUD.

Hasil kajian menunjukkan bahwa agar tujuan penerapan PPK-BLUD dapat tercapai, setiap rumah sakit perlu menyediakan infrastruktur berupa sumber daya manusia, peralatan, atau sarana dan prasaranayang memadai, sehingga pelayanan kepada masyarakatdapat diberikan secara maksimal. Penerapan PPK–BLUDternyata memberi pengaruh pada 71,43% peralatan medis di instalasi RSUD.Sedangkan pada sarana prasarana, hanya 50% yang terpengaruh.Adapun dokter sama sekali tidak terpengaruh dan hanya berpengaruh pada pegawai yang bukan dokter dan pegawai administrasi. Terlihat pula sejumlah RSUD bahkan belum melakukan perubahan sama sekali atas infrastruktur yang dimilikinya. Terdapat beberapa alasan atau hambatan RSUD belum melakukan perubahan. Kondisi-kondisi tersebut disebabkan keterbatasan anggaran atau dana, waktu (dihitung dari masa penetapan BLUD), dan kurangnya peminat/pelamar sebagai dokter RSUD. Di sisi lain, setelah penerapan PPK-BLUD ternyata 44 dari 45 (97,78%) RSUD belum memenuhi 29 kebijakan/peraturan internal yang seharusnya dipenuhi oleh RSUD.

Dalam hal perbaikan kinerja agar efektivitas dan efisiensinya meningkat, sebagian besar RSUD telah membentuk panitia pengadaan barang dan jasa serta membuat pedoman teknis pengadaan. Sedangkan dalam pengelolaan barang inventaris, RSUD telah menyusun pedoman teknis tatacara penghapusan serta SOP tatacara pemeliharaan dan penghapusan inventaris.

Secara umum, rumah sakit daerah yang menjadi BLUD dapat memberikan dampak positif pada perbaikan sarana dan prasarana, peralatan medis, mutu layanan, kesejahteraan pegawai, kinerja SDM, serta kinerja keuangan dengan tingkatan yang berbeda pada tiap rumah sakit.

Agar dapat melihat lebih lanjut dampak penerapan PPK-BLUD terhadap mutu layanan perlu dilakukan studi kasus pada beberapa rumah sakit atau survai pada seluruh rumah sakit yang sudah menjadi BLUD untuk mengetahui bahwa PPK-BLUD benar menjadi solusi bagi RSUD meningkatkan mutu layanannya kepada masyarakat.


Share