Deputi Achmad Sanusi: Penandatanganan Pakta Integritas Adalah Bagian Implementasi SPIP di Lingkungan

Dalam sambutannya, Deputi menyatakan bahwa penandatanganan ini janganlah dipandang sebagai sesuatu yang sifatnya formalitas dan seremonial belaka, melainkan pernyataan komitmen pegawai untuk mengimplementasi nilai-nilai yang terkandung dalam SPIP. Deputi Polsoskam yang meraih gelar doktornya di Universitas Indonesia tersebut menegaskan, pada hakikatnya setiap pegawai adalah pemimpin yang hendaknya menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya. Bila dihubungkan dengan SPIP, BPKP yang diberi mandat sebagai pembina  SPIP harus memberi tauladan terhadap Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang menjadi mitranya.  Termasuk dalam peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan integritas pegawainya. Penandatanganan pakta integritas ini adalah deklarasi bahwa pegawai Deputi Polsoskam akan bekerja secara transparan, jujur, objektif, dan akuntabel.  

 

Tuntutan menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik bermula dari terwujudnya pribadi yang memiliki integritas, profesionalisme dan etika. Di lingkungan kedeputian Polsoskam, baik pejabat struktural, fungsional, maupun Tata Usaha, hal tersebut selalu disosialisasikan dan diinternalisasikan dalam berbagai metode. Namun disadari, iklim paternalistik yang kuat  turut mewarnai implementasi good governnce di lingkungan pemerintahan. Menyadari hal tersebut, diharapkan  para pimpinan yang menjadi role model dapat menjadi pionir dan berada pada garda terdepan dalam penegakan nilai-nilai etika, pemberantasan korupsi, dan akuntabilitas kinerja. (milleza/permina)