Gubernur Kalimantan Timur Harapkan Seluruh Pemda Dapat WTP

SAMARINDA - Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Timur Adil Hamonangan Pangihutan menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim Raden Cornell Syarief Prawiradiningrat kepada Dadek Nandimar, Kamis 08/08/2019).

Acara yang di gelar di Auditorium BPK RI ini dihadiri sejumlah Kepala Daerah yang tergabung dalam Forum komunikasi pemimpin daerah serta para pimpinan instansi vertikal yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur yang nampak sangat akrab dengan Kepala Perwakilan yang lama maupun yang baru dilantik sangat mengharapkan sinergitas kedua instansi ini dalam kerangka tugas pengawasan untuk mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang good governance, yaitu pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.


Acara yang berlangsung singkat dan padat ini disambut dengan penampilan putri-putri asli Kalimantan Timur yang menyajikan tarian burung enggang untuk menyambut para tamu undangan.

Usai dilakukan serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPR RI Provinsi Kalimantan Timur, Gubernur Kalimantan Timur yang turut hadir pada  acara tersebut sangat mendukung upaya dari berbagai pihak dalam rangka membenahi manajemen pembangunan yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam masalah pengawasan dan beliau  mengapresiasi  Raden Cornell Syarief atas kerjasama dan perannya selama ini dalam pembangunan Kaltim.

"Kerjasama yang sudah terjalin selama ini, kiranya bisa terus dilanjutkan dalam upaya kemajuan pembangunan di Kaltim," kata Isran Noor.


"Selamat datang di Benua Etam Provinsi Kaltim. Kerjasama yang sudah dilakukan kepala BPK yang lama bisa  dilanjutkan dan ditingkatkan," tambah Isran Noor kepada Kalan yang baru,.

"Kita harapkan kinerja BPK RI bisa terus ditingkatkan sampai di kabupaten/kota, sehingga seluruh daerah di Kaltim dalam pengelolaan keuangannya mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP)," harap Isran Noor. (Lutfi Budiarto/Humas BPKP Kaltim)