BPKP Kaltim Peduli Bencana Banjir

bencana banjir di Samarinda

Samarinda (14/6). Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menetapkan status tanggap darurat banjir seiring sejumlah kawasan yang dilanda bencana banjir. Jumlah warga yang terdampak rendaman air sekitar 2.300 jiwa di sebagian Kecamatan Samarinda Utara.
 
Dikutip dari beberapa harian, status bencana ini menurut Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin saat meninjau lokasi banjir di kawasan Bengkuring, adalah tanggap darurat dan bantuan segera disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke lokasi bencana banjir.
 
Langkah sigap dengan turun langsung ke lokasi bencana banjir yang melanda sebagian kawasan Bengkuring dan sebagian kawasan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara, tersebut dimaksudkan mengetahui langsung kondisi di lapangan sekaligus memetakan tindakan yang perlu dilakukan.
 
Demikian halnya dengan Perwakilan BPKP Kaltim, atas inisiasi Kepala Perwakilan dilakukan penggalangan dana untuk meringankan beban warga yang menjadi korban banjir maupun warga yang terdampak akibat bencana Banjir.
 
Bantuan dari Perwakilan BPKP Kaltim diserahkan langsung ke Posko Penanganan Bantuan Bencana Banjir oleh Korwas Investigasi Suhendri didampingi oleh Kasubag Umum Johan Wahyudi.
 
Dalam kesempatan tersebut dilakukan kunjungan ke rumah pegawai yang menjadi korban banjir yang sampai saat ini di hari ke-enam kondisi di lingkungannya masih terendam banjir.
 
Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan bantuan kedua, sebelumnya telah dilakukan penyaluran bantuan yang dikoordinir oleh Saudara Hasan Muhktar pada tanggal 12 Juni 2019 dan diterima langsung oleh Sekretasis Kota Samarinda Sugeng Chairuddin.
 
Kepala Perwakilan menekankan pentingnya dibuat semacam satgas penanganan bencana di Perwakilan BPKP Kaltim sehingga jika ada bencana maupun musibah sudah ada tim yang secara khusus menangani masalah ini sehingga koordinasi dengan instansi terkait lebih mudah dilakukan.
 
Humas BPKP Kaltim - Lutfi Budiarto