Deputi Bidang Investigasi

Tugas Pokok dan Fungsi Deputi Bidang Investigasi

Deputi  Bidang  Investigasi  melaksanakan  tugas membantu Kepala di bidang pelaksanaan pengawasan kelancaran pembangunan termasuk program lintas sektoral, pencegahan korupsi, audit atas penyesuaian harga, audit klaim, audit investigatif terhadap kasus- kasus penyimpangan yang berindikasi merugikan keuangan  negara,  audit  penghitungan  kerugian keuangan negara dan pemberian keterangan ahli

Deputi Bidang Investigasi menyelenggarakan fungsi:

  1. Pengkajian, perumusan, dan penyusunan kebijakan teknis di bidang investigasi;
  2. Penyusunan rencana dan pengendalian pelaksanaan investigasi;
  3. Penyusunan   pedoman dan pemberian   bimbingan teknis investigasi dan pencegahan kolusi, korupsi dan nepotisme;
  4. Pengoordinasian penyelenggaraan pengawasan intern terhadap perencanaan  dan  pelaksanaan  kegiatan yang dapat menghambat kelancaran pembangunan termasuk program lintas sektoral;
  5. Pelaksanaan  audit  atas  penyesuaian  harga,  audit klaim dan audit investigatif terhadap kasus-kasus penyimpangan  yang berindikasi merugikan keuangan negara, audit penghitungan kerugian keuangan negara,  dan pemberian keterangan ahli pada instansi pusat dan daerah, dan/atau kegiatan lain yang seluruh atau sebagian keuangannya dibiayai oleh anggaran negara dan/atau subsidi termasuk badan usaha dan badan lainnya yang didalamnya terdapat kepentingan keuangan atau kepentingan lain dari Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah, serta upaya pencegahan korupsi;
  6. Pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis program anti  korupsi  kepada  masyarakat,  dunia usaha, aparat   pemerintahan   dan   badan-badan lainnya;
  7. Pelaksanaan analisis, evaluasi dan pengolahan hasil pengawasan bidang penugasan investigasi; dan
  8. Pelaksanaan  kegiatan  pengawasan  berdasarkan penugasan pemerintah   di   bidang   keinvestigasian sesuai peraturan perundang-undangan.

Deputi Bidang Investigasi terdiri dari:

 

 


Share