Inspektorat BPKP Membangun Kompetensi IT Auditor melalui Workshop Audit Command Language (ACL)

Bekerja sama dengan Eltasa Prima Konsulta, Inspektorat BPKP mengadakan workshop Audit Command Language (ACL) yang telah berlangsung selama seminggu (27/12-31/12), di Hotel Balairung. Kegiatan ini diikuti oleh pfa di lingkungan Inspektorat BPKP dan satu pfa dari unit kerja lainnya dengan menggunakan dana Loan STAR AF No.3872.

Menurut trainer Wing Wahyu Winarno, melalui fitur ACL yang powerful, kita dapat melakukan analisis dengan berbagai fitur yang ada, yaitu Ease of use dengan user interface yang interaktif, pemakaian menu pull down, toolbars, dan point and click commands

“Dengan menggunakan ACL kita mampu membaca data/file dari berbagai tipe program aplikasi database, Unlimited file size capability, kemampuan untuk mengakses file yang berkapasitas besar, menghasilkan laporan yang easy-to-understand, serta mengidentifikasi isu-isu pengendalian dan kepatuhan terhadap standar,” papar Wing.

Sementara itu, saat memberikan sambutan penutupan, Buntoro menjelaskan bahwa workshop ini dimaksudkan agar data asli yang dianalisis melalui ACL tidak mengalami perubahan.

“Data asli tetap harus dipertahankan karena sangat berguna untuk kepentingan hukum dan peradilan, itulah salah satu kelebihan ACL,” papar Buntoro.

Menurut Buntoro, dengan workshop ini diharapkan peserta auditor dan prakom Inspektorat mampu menerapkan audit berbantuan komputer dengan tools ACL,  termasuk penerapannya dalam menginvestigasi indikasi kecurangan dalam data digital.

Buntoro juga mengapresiasi seluruh peserta, karena di tengah kesibukan penugasan yang sangat padat, kegiatan pelatihan tetap bisa berlangsung.

Kegiatan ini juga diisi dengan pelepasan para CPNS di lingkungan Inspektorat BPKP. Pada kesempatan ini, Koordinator Pengawasan Bidang Penjamin Akuntabilitas Hary Eka Surjanta, berpesan agar di tempat bertugas yang baru, para CPNS dan PNS baru tersebut selalu ready dan steady dalam semua penugasan yang diterima.

Adapun Koordinator Pengawasan Bidang Pelayanan Konsultasi dan Penjaminan Mutu Kustanto, berpesan agar seluruh CPNS dan PNS baru agar selalu mengoptimalkan kemampuan, kemauan dan kesempatan dalam bertugas dan pengembangan SDM.

Di akhir acara Buntoro juga berpesan bahwa agar para CPNS dan PNS baru tersebut tetap menjadi agen penegak integritas di tempat tugas barunya.

“Laporkan saja jika mengetahui adanya penyimpangan atau yang tidak sesuai standar organisasi, dan jangan takut jika benar,” pesan Buntoro.

 

Humas Inspektorat/tan,aji,sil