Korsupgah KPK-BPKP, Mardiasmo :“Masih ada alokasi APBD DKI Jakarta 2012, yang berbasis mboten up”

Acara Semiloka Korsupgah KPK-BPKP dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta,Basuki Tjahya Purnama. Pada sambutannya dihadapan sekitar 250 peserta Semiloka yang terdiri dari unsur-unsur Pimpinan dan Pejabat SKPD/UKPD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kalangan akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa, Pimpinan dan Anggota organisasi keagamaan. Pria yang lebih dikenal dengan sapaan Ahok, mengatakan dirinya dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta berupaya membangun pemerintahan yang bersih dan mengingatkan kepada seluruh pegawai Pemprov DKI untuk dapat  tegas menolak korupsi.  "Bapak dan Ibu jangan pernah takut melawan korupsi, jangan terima suap, korupsi kita lawan bersama. Tidak perlu takut untuk menyampaikan permasalahan" tegas Ahok

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPKP, Prof Mardiasmo menyatakan bahwa atas pelaksanaan kegiatan Korsupgah KPK-BPKP telah dihasilkan beberapa potret kondisi yang terjadi diantaranya adalah terdapat adanya program dan kegiatan yang tiba-tiba muncul dalam APBD Pemprov DKI Jakarta Tahun 2012 tanpa melalui mekanisme pembahasan anggaran yang seharusnya. “Dari 4 SKPD yaitu Dinas Pendidikan, Kesehatan, PU dan Perhubungan yang kami lakukan uji petik, terdapat kurang lebih sebesar Rp1,068 Triliun anggaran yang ujug-ujug (siluman) muncul dan adanya penambahan alokasi anggaran dari jumlah yang semula diusulkan oleh SKPD/UKPD yang mencapai Rp 395 Milyar. Jadi bukan bersifat penganggaran berbasis Buttom Uptapi boleh dibilang berbasis Mboten Up, karenamasuk alokasi anggaran program/kegiatan tersebut pada saat The last minute proses penyusunan Anggaran”, papar Mardiasmo. Selanjutnya Kepala BPKP memaparkan bahwa dari hasil pengamatan Korsupgah KPK-BPKP Tahun 2013, terdapat pula indikasi adanya potensi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang belum disetorkan ke Kas Daerah dengan nilai estimasi sebesar hampir Rp200 Milyar. “Disamping itu, masih juga ada peluang ekstensifikasi PBBKB yaitu belum terjaringnya penjualan-penjualan BBM oleh pihak Penyedia BBM yang dilakukan di lepas pantai (marine). Kondisi ini terjadi tidak hanya di Jakarta tetapi juga diseluruh Indonesia” tegas Mardiasmo.

Sebagai penutup rangkaian acara Semiloka Korsupgah KPK-BPKP Tahun 2013, di tempat yang sama diadakan Jumpa Pers yang dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Joko Widodo;  Kepala BPKP, Mardiaso dan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

“Kalau mau negara ini hebat yang harus dibangun adalah Sistem dan Kompetensi Sistem Orangnya, kompetensi orang harus dibangun. Pekerjaan-pekerjaan ini tidak bisa dilakukan oleh BPKP sendiri, KPK sendiri atau Pemprov DKI Jakarta sendiri. Oleh karena itu sebabnya ada keinginan kuat, saya mewakili kepentingan KPK, Pak Prof Mardiasmo mewakili BPKP dan Pak Gubernur mewakili Pemprov DKI Jakarta, kami ingin menjadikan Jakarta itu sebagai center of excellent, sebagai barometer pelayanan publik yang bagus, sebagai role model. Komitmen ini yang harus didorong dan terwujudkan” ujar Bambang Widjojanto.

Menanggapi hasil Korsupgah KPK-BPKP Tahun 2013, Jokowi begitu sapaan akrab Gubernur Provinsi DKI Jakarta biasa dipanggil, mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjutinya. Sebagai upaya untuk pencegahan terulangnya kembali permasalahan yang sama, Pemprov DKI Jakarta akan segera membangun dan memperbaiki sistem yang ada saat ini, salah satunya dengan menerapkan aplikasi e-budgeting dalam proses penyusunan APBD dan APBD-P kedepannya serta akan memasang poster-poster di kantor kelurahan, kecamatan hingga RT/RW yang berisi mulai dari mata anggaran, volume pekerjaan, jumlah anggaran, program kerja, sampai pihak-pihak yang bertanggung jawab. “Kalau mau komplain dan lapor,  telpon ke nomor berapanya pun sudah dicantumkan di poster” jelas Jokowi. Gubernur Prov DKI Jakarta juga meminta peran serta dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pengawasan pelaksanaan anggaran yang dilakukan para aparat SKPD/UKPD di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta. (mrcb/Humas DKI)