BPKP mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Sensus BMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Endang Widjajanti, bahwa Kegiatan Sensus BMD,bertujuan untuk memperoleh data aset yang sebenarnya, hal ini sejalan dengan misi  dari Jakarta Baru yaitu membangun pemerintah yang bersih, transparan serta berorientasi pada pelayanan publik. Serta mempertahankan  opini laporan keuangan Pemprov DKI  tahun buku 2013 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian,  kegiatan sensus BMD ini memperoleh dukungan penuh dari BPKP melalui pendampingan, bimbingan teknis dan didukung oleh aplikasi SIMDA BMD serta kerja sama dengan STAN untuk tenaga pendampingan langsung bagi SKPD yang memerlukan. Sensus BMD dilakukan pada 48 SKPD, 745 UKP dan kurang lebih sebanyak 4.500 UPB termasuk Puskesmas, pelaksanaan sensus dimulai akhir Agustus 2013 hingga Oktober 2013 sedang pelaporan mulai bulan November 2013 hingga Desember 2013.

Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Iman Bastari,Ak.,M.Acc dalam sambutannya menyampaika  bahwa hal ini sebagai langkah yang strategis bagi Pemprov DKI Jakarta karena masalah aset daerah merupakan kendala bagi pemerintah daerah  dalam memperoleh opini laporan keuangan WTP,  dan  BPKP akan mendukung, membantuserta mendampingi kegiatan Sensus BMD ini antara lain memberikan sistem basis komputer SIMDA, namun keberhasilan dari Sensus BMD ini sangat tergantung dari komitmen  dan partisipasi dari para kepala SKPD.

Pada sambutannya Wagub Provinsi DKI Jakarta merasa bersyukur bahwa Pemprov DKI Jakarta dibantu oleh BPK dan BPKP, bahkan KPK, untuk mendata BMD terutama pendataan  aset fasos / fasum milik Pemprov DKI Jakarta yang sangat penting dan strategis bukan saja masalah keberadaannya,  namun masalah unsur legalitas dari aset fasos/ fasum tersebut yang sering disalahgunakan oleh oknum, sehingga merugikan Pemprov DKI. Dari kegiatan sensus ini diharapkan juga dapat mengungkapkan aset Pemprov DKI yang tidak bertuan yaitu aset belum lengkap unsur legalitasnya. Tujuan dari sensus BMD ini tidak hanya diperoleh data BMD yang akurat, serta unsur legalitasnya lengkap namun juga kita ingin supaya sensus ini dilaksanakan penuh tanggungjawab kepada Tuhan YME. (Chairun/Humas DKI).