English Proficiency Test untuk mewujudkan visi -Auditor Berkelas Dunia-

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/ daerah dan pembangunan nasional. Dalam melaksanakan tugasnya, BPKP memiliki visi “Menjadi Auditor Internal Pemerintah Berkelas Dunia dan Trusted Advisor Pemerintah untuk Meningkatkan Good Governance Sektor Publik dalam rangka Mewujudkan Visi Misi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”. Untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu misi BPKP adalah “Membangun Sumber Daya Pengawasan yang Berkualitas”. Oleh karena itu, setiap auditor BPKP dituntut untuk terus melakukan pengembangan kompetensi yang dimilikinya, baik yang bersifat soft skill maupun hard skill.

Deputi Bidang Akuntan Negara, sebagai salah satu unit kerja eselon I di BPKP, dalam berbagai kesempatan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berskala internasional, seperti Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) Economic Committee Meeting dan International Conference on Sustainability in Asia. Selain itu, beberapa pengembangan pedoman pengawasan dalam tata kelola korporasi juga mengarah pada strategi Environmental, Social and Governance (ESG). Bekerja sama dengan Monash University Indonesia, Deputi Bidang Akuntan Negara menyelenggarakan webinar bertemakan “Developing a Roadmap for Climate Resilience”. Selain itu, BPKP melalui Deputi Bidang Akuntan Negara juga menjalin MoU dengan Monash University Indonesia dalam rangka pengembangan pedoman pengawasan dengan mengambil peran strategis dalam membantu pemerintah pemerintah untuk mencapai target net zero carbon melalui pengawasan lintas sektoral melalui peran consulting dan assurance atas keberhasilan program Pembangunan Rendah Karbon (PRK) untuk menuju ekonomi hijau di Indonesia.

Guna menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, diperlukan tenaga SDM yang handal terutama untuk melaksanakan penugasan yang bersifat internasional. Dibutuhkan kemampuan/kompetensi berbahasa Inggris dengan baik, sehingga dapat memperlancar baik dari sisi komunikasi dan substansi. Untuk itu, sebagai bentuk pemetaan kompetensi berbahasa Inggris bagi pegawai di lingkungan Deputi Bidang Akuntan Negara, diperlukan kegiatan English Proficiency Test. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi manajemen terhadap kemampuan berbahasa Inggris pegawai di lingkungan Deputi Bidang Akuntan Negara, sebagai bahan pengambilan keputusan dalam menugaskan pegawai dalam kegiatan yang berskala internasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tangga 11 s.d 12 Agustus 2022, dengan diikuti oleh 156 pegawai yang terdaftar sebagai peserta tes.

 

-Humas DAN-