Apel Pagi: Kaper BPKP Kaltara Sampaikan Arahan Kepala BPKP dalam Raker 2022

TARAKAN - Senin (15/8/2022) para pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan upacara apel pagi di halaman Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara. Upacara tersebut dilaksanakan sehubungan dengan Surat Edaran Kepala BPKP Nomor SE-3/K/SU/2021 tanggal 21 Juni 2021, tentang Pelaksanaan Apel Pagi, Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Membacakan Naskah Pancasila di Lingkungan BPKP.

Apel pagi menjadi kegiatan yang secara rutin dilakukan setiap hari Senin, di mana dalam pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran oleh setiap bagian dan bidang sebagai petugas upacara. Pada hari ini, kegiatan dilaksanakan dengan petugas upacara dari Bidang Tata Usaha.

Dalam kesempatannya, Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Provinsi Kalimantan Utara Rusdy Sofyan menyampaikan arahan dari Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh yang mengutarakan beberapa catatan dalam delivery APP dan APPD 2022 untuk dapat diperhatikan dan diperbaiki ke depannya, antara lain terkait prioritas pengawasan, kendali kualitas, leadership, dan koordinasi.

Rusdy juga menyampaikan detail arahan Kepala BPKP dalam kegiatan apel pagi.

“Adapun detail arahannya yang terbagi menjadi 8 poin, yakni 1) Pahami tujuan, prioritaskan dan optimalkan sumber daya untuk mencapai tujuan. Pastikan kegiatan yang dilaksanakan menghasilkan added-value terbesar; 2) Ubah pola pikir. Utamakan mengerjakan yang hal benar, bukan hal yang mudah; 3) Pahami stakeholders. Pahami permasalahan riil di lapangan. Pelajari current issue. Sesuaikan pengawasan dengan perubahan. Jangan malas beradaptasi; 4) Pastikan instruksi pimpinan diikuti dengan arahan yang jelas. Pantau dan pastikan Kembali hal tersebut dipahami oleh pelaksana tugas; 5) Pahami kompetensi anak buah, maksimalkan sumber daya dengan baik; 6) Periksa kembali hasil pekerjaan bawahan. Pastikan kualitas terpenuhi. Jangan membiasakan asal selesai; 7) Bangun budaya kolaboratif. Biasakan bekerja sama tanpa bergantung pada menggunakan media formal. Breaking the silos jangan sekedar jargon; 8) Bangun budaya egaliter. Biasakan diskusi dan pembahasan substantif secara terbuka. Jangan hanya menerima ide tanpa dikritisi, cari alternatif terbaik,” ungkap Rusdy.

Secara keseluruhan, kegiatan apel pagi berjalan dengan lancar dan khidmat.

 

(Kominfo BPKP Kaltara)