BPKP Pabar Evaluasi Layanan Air Minum Perpipaan Perkotaan Papua Barat

Sorong (30/11/2022)- Air merupakan sumber daya alam paling penting di bumi ini, sebab menjadi esensi dari semua kehidupan termasuk untuk kebutuhan minum. Kualitas air yang layak dikonsumsi pun dapat mempengaruhi kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Begitu pentingnya penyediaan akses air minum yang layak dan aman, Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat melalui Bidang Akuntan Negara melakukan Evaluasi atas Layanan Air Minum Perpipaan Perkotaan di Wilayah Provinsi Papua Barat.

Pembangunan layanan ini diharapkan dapat memenuhi target RPJMN dalam meningkatkan akses penduduk terhadap air minum menjadi 100% pada tingkat kebutuhan dasar di tahun 2024. Sementara itu, tujuan dilakukan evaluasi atas kegiatan tersebut untuk mengidentifikasi risiko, memberikan saran perbaikan atas risiko yang telah diidentifikasi dan berkontribusi dalam perbaikan tata kelola penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Di wilayah Papua Barat, sumber utama air minum diperoleh dari air sungai, air tanah, dan air hujan. SPAM Regional Sorong mengambil air baku dari Sungai Warsamson yang direncanakan memiliki kapasitas 660 liter/ detik atau dapat mengalirkan air minum ke Kabupaten Sorong sebanyak 32.000 SR dan Kota Sorong sebanyak 16.000 SR.

BPKP menilai pemanfaatan SPAM Regional Sorong belum optimal sejak pembangunannya. Oleh karena itu, Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat mendorong semua pihak yang terlibat, yaitu Balai Wilayah Sungai Papua Barat, Balai Prasaranan Permukiman Wilayah Papua Barat, Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Sorong dan Pemerintah Kota Sorong untuk segera menyelesaikan pembangunan SPAM Regional Sorong sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

(Kominfo BPKP Pabar/Bidang AN)