BPKP Siap Bantu Tata Kelola BUMD

Manokwari (02/06/2022)- Dalam rangka memberikan pemahaman tentang Manajemen Risiko di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Provinsi Papua Barat, Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat melalui Bidang Akuntan Negara (AN) menyelenggarakan Sosialisasi Manajemen Risiko secara luring di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat.

Materi yang disampaikan pada sosialisasi tersebut mengenai risiko-risiko yang dihadapi oleh BUMD mulai dari risiko keuangan, operasional, bencana, reputasi, sampai dengan risiko hukum/ fraud.

“Seluruh risiko tersebut harus dikelola dengan baik, sehingga BUMD bisa meminimalisir tingkat keterjadiannya maupun tingkat dampaknya” jelas Korwas Bidang AN, Eko Agus Suryono.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan untuk dapat menerapkan manajemen risiko dengan baik, BUMD harus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (governance) dan mematuhi seluruh peraturan yang terkait, baik dari sumber internal maupun eksternal (compiliance).

Tak hanya itu, Eko turut menjelaskan proses manajemen risiko berdasarkan ISO 31000:2018dan rencana aksi yang harus dilakukan oleh BUMD.

Seluruh peserta sangat antusias mendengarkan materi sosialisasi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi. Di akhir pertemuan, Eko berpesan kepada seluruh Direktur BUMD agar tidak ragu/takut meminta bantuan kepada BPKP untuk membangun tata kelola, risiko dan kepatuhan (GRC) di lingkungan perusahaan masing-masing.

Hadir pada acara tersebut, Direktur PT Papua Doberai Mandiri (Perseroda), PT Malamoi Olom Wobok (Perseroda), PT Tambrauw Bersinar Abadi (Perseroda), Perumda Air Minum Minyei Arfak dan Direktur Perumda Air Minum Tirta Pala.

(Kominfo BPKP Pabar)