Raih Juara 1 Video Pendek, BPKP Sulbar Ikut Gemakan War on Drugs Untuk Indonesia Bersinar

Kepala BNN Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol. Drs. Sungkono dalam sambutannya menyampaikan bahwa HANI merupakan wujud keprihatinan dari negara-negara di dunia dikarenakan maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sungkono juga memaparkan terkait kondisi penyalahgunaan narkoba di Indonesia, salah satunya adalah jumlah penyalahgunaan untuk tahun 2021 yang mencapai hampir 3,7 juta jiwa atau setara 1,95% jumlah penduduk Indonesia. Angka tersebut meningkat 0,15 % dari tahun lalu. Untuk itu, ia berharap dukungan seluruh pihak untuk bekerja sama dalam mencegah dan memberantas narkoba, dan menciptakan Indonesia yang BERSINAR (BERSIH NARKOBA). Terakhir Sungkono kembali mengingatkan terkait Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) yang dilaksanakan selama 2020-2024.

Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, Chairudin Anas, yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat menyampaikan kesiapan Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung program P4GN. Ia berjanji akan langsung membahas bersama para OPD terkait perihal tersebut sesegera mungkin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mengikuti peringatan HANI yang berlangsung di Bali dan dibuka oleh Presiden RI. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan obat terlarang merupakan ancaman yang sangat serius karena melumpuhkan energi positif bangsa dan mengancam masa depan anak bangsa. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk bergerak melindungi generasi bangsa dari jaringan pengedar narkoba. Presiden mengamanatkan BNN untuk: pertama, tutup semua celah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan dan pengedaran narkoba; kedua, siapkan strategi dan aksi untuk mencegah berkembangnya modus operandi pelaku narkoba, ketiga, antisipasi perkembangan baru dan modus baru pelaku termasuk pemanfaatan teknologi, keempat, tingkatkan kemampuan SDM, dan kelima, utamakan layanan rehabilitasi serta tingkatkan aksesibilitas dan akseptabilitas hingga menjangkau tingkat desa.

Disela-sela acara peringatan tersebut, diumumkan juga para pemenang lomba dari rangkaian acara HANI, khusus untuk lomba video pendek yang berhasil dimenangkan oleh Perwakilan BPKP Sulawesi Barat.