Kaper BPKP Sulut Kunjungi Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung

Bitung - Indonesia memiliki potensi laut yang besar, mulai dari sektor industri maritim, pertambangan, energi, pariwisata, jasa kelautan sampai dengan sektor perikanan. Potensi ini akan lebih berdampak luas jika didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai.

Dalam rangka mendukung pembangunan perekonomian nasional, khususnya pada bidang kelautan dan perikanan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berupaya mewujudkan agenda kelima Agenda Pembangunan Nasional pada RPJMN 2020-2024, yaitu memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. Salah satunya adalah Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung.

Pelabuhan Bitung merupakan salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Sulawesi Utara yang disinggahi kapal-kapal penumpang antar kota besar di Indonesia.

Selasa (23/8) Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara Beligan Sembiring melakukan kunjungan dalam rangka memonitoring tim yang sedang melaksanakan tugas evaluasi Pengembangan Infrastruktur Pelabuhan Perikanan tahun 2021-2022 pada Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung.

Pada kunjungannya tersebut, Kaper memberikan arahan kepada tim sekaligus berkoordinasi dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung untuk memaksimalkan peran infrastruktur yang ada dalam peningkatan penerimaan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kaper diterima langsung oleh Koordinator Operasional dan Kesyahbandaran PPS Bitung Hanny Yesaya Rumopa dan Kepala Seksi Pelayanan Usaha Kodrat Twin Riskiyanti di kantor PPS Bitung.

Hanny menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kaper dan tim BPKP Provinsi Sulawesi Utara. Ia juga menyampaikan akan selalu berusaha untuk memaksimalkan hal-hal terkait dengan pemanfaatan infrastruktur yang ada.

 

(Kominfo BPKP Sulut/TH/RA)