Upaya Tercapainya Efektifitas dan Efisiensi Organisasi dengan SPIP Terintegrasi

Manado – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara Beligan Sembiring resmi menutup Pelatihan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Jumat (01/04) yang dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 28 Maret 2022 sampai dengan 1 April 2022 di Hotel Luwansa Manado.

Pelatihan diadakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi agar mampu menyelenggarakan pengendalian intern secara memadai dan melakukan penilaian maturitas SPIP bagi SDM di Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/LD).

Kaper BPKP dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan SPIP Terintegrasi sudah tertanam dalam kegiatan sehari-hari pada seluruh elemen organisasi untuk menjamin tercapainya efektifitas dan efisiensi organisasi. Sehingga, peta-peta risiko saat mengerjakan tugas sudah dapat diatasi.

Untuk itu, Kaper meminta agar materi yang telah dipelajari dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing. Hal itu agar tingkat Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi yang mencakup unsur-unsur SPIP, MRI, IEPK, dan kapabilitas APIP bisa terlaksana dengan baik.  

“Diklat ini sudah diikuti dengan serius dan cermat, tentunya setelah itu belajar berusaha menginternalisasi pikiran dalam pekerjaan supaya lebih paham”, ungkap Kaper

Menutup sambutannya, ia mengatakan bahwa BPKP akan terus memberikan masukkan dan saran dalam penyelenggaraan SPIP. Karena itu, ia meminta agar para peserta dapat berdiskusi dengan BPKP apabila terdapat hal yang belum dimengerti.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari unsur Inspektorat dan Bappeda di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

 

(Kominfo BPKP Sulut)