BPKP Bali Lakukan Entry Meeting atas Progres Pekerjaan Bandara I Gusti Ngurah Rai

Description: http://www.bpkp.go.id/public/upload/unit/bali/images/Entry_meetingBandara.gifDenpasar (19/09/22) – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Muhammad Masykur, didampingi Koordinator Pengawasan Bidang AN, Marsudi beserta Tim melaksanakan kegiatan Entry Meeting dalam rangka penugasan pengawasan Reviu atas Progres Pembayaran Termin I Pelaksanaan Pekerjaan Revitalisasi dan Beautifikasi Terminal Internasional, Domestik, GAT, serta Fasilitas Penunjang di Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali Tahun 2022 bertempat di Gedung Wisti Sabha Kantor PT Angkasa Pura I (Persero) di komplek Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali.

Kegiatan pengawasan merupakan bagian dari pekerjaan pendukung penyelenggaraan dalam rangka kegiatan G20. BPKP dan APIP mengawal akuntabilitas pelaksanaan G20 sebelum dilaksanakan, juga setelah acara berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, General Manager, Handy Heryudhitiawan mengapresiasi dan berterima kasih atas kesediaan dan respon yang cepat dari Perwakilan BPKP Provinsi Bali, atas tindak lanjut surat permintaan reviu dari Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) . Pekerjaan atas progress 30% dan pembayaran termin I telah selesai direviu oleh Konsultan MK sebagai pengawas pekerjaan dan menunggu waktu untuk pencairan pembayaran. “Kami menginginkan keyakinan terbatas oleh BPKP untuk melakukan Reviu atas progres 30% dan pembayaran termin I,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Muhammad Masykur, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu. Dengan adanya pengawasan, diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan atas kelemahan yang ditemui. “Terima kasih atas kepercayaan kepada BPKP dan kami berharap pekerjaan selesai tepat waktu untuk mendukung kegiatan penyelenggaraan G20,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Tim dari PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai owner, PT Angkasa Pura Property, sebagai rekanan kontraktor, dan PT Artefak sebagai Konsultan MK.