BPKP KAWAL IMPLEMENTASI BANSOS SEMBAKO DAN BLT MINYAK GORENG DI KABUPATEN BARITO KUALA

BANJARBARU – Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2014 tentang Peningkatan Kualitas Sistem Pengendalian Intern dan Keandalan Penyelenggaraan Fungsi Pengawasan Intern dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, Tim Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan melakukan evaluasi bantuan sosial sembako (bansos sembako) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng di Kabupaten Barito Kuala periode penyaluran bulan April s.d. Juni 2022.

Dengan didampingi Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, Pendamping KPM dan e-warong, tim mengidentifikasi hambatan dalam penyaluran dan pemanfaatan bansos sembako dan BLT minyak goreng dan melakukan evaluasi untuk memastikan bantuan telah tersalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah.

Dalam evaluasi tersebut, tim menemukan beberapa permasalahan yaitu pemenuhan kuota penerima yang tidak terpenuhi, tata kelola basis data penerima bantuan yang tidak memadai, ketepatan waktu serta pemanfaatan bantuan yang tidak sesuai. Selain beberapa permasalahan tersebut menurut data Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala per tanggal 13 Juni 2022 masih terdapat 1.237 KPM penerima bansos sembako melalui PT BRI belum melakukan transaksi pemanfaatan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim memberikan rekomendasi strategis kepada pihak-pihak pelaksana bantuan sosial sehingga diharapkan seluruh aspek pelaksanaan bantuan sosial di periode selanjutnya dilaksanakan sesuai ketentuan dan tujuan pemberian bantuan sosial kepada KPM dapat sepenuhnya tercapai.

Perlu diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah merealisasikan bantuan sosial senilai Rp200.000 pada periode bulan April dan Mei 2022 dalam bentuk Bantuan Sosial Program Sembako (Bansos Sembako yang disalurkan melalui PT BRI dan PT Pos Indonesia. Sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng senilai Rp100.000 pada periode April s.d. Juni pencairannya digabung dalam tiga bulan disalurkan melalui PT Pos Indonesia pada bulan April 2022.

Presiden Joko Widodo dalam arahannya menyatakan bahwa bansos sembako dan BLT minyak goreng harus disalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri, tujuan percepatan penyaluran tersebut diharapkan mampu menunjang daya perekonomian KPM di kala Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Kemensos melalui Dirjen Perlindungan Fakir Miskin telah menerbitkan Standing Instruction (SI) yang masing-masing ditujukan kepada PT BRI sejumlah 14.387 KPM di periode April 2022 dan PT. Pos Indonesia sejumlah 14.622 KPM di periode Mei 2022.

(Kominfo BPKPKalsel)