Kepala Perwakilan Ikuti Undangan Penandatanganan MoU antara Kepala BPKP dengan Mendikbudristek

SAMARINDA (21/10/2022) - Kepala Perwakilan Hasoloan Manalu, mengikuti undangan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala BPKP dengan Mendikbudristek, acara diikuti secara virtual dari ruang kerja Kepala Perwakilan, yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Pusat. Acara berlangsung secara hybrid di Auditorium Gandhi, Kantor Pusat BPKP dan melalui Aplikasi Zoom Meeting serta disaksikan oleh para kepala perwakilan BPKP di seluruh Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menandatangani nota kesepahaman terkait akuntabilitas keuangan dan pembangun, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di sektor pendidikan. Memorandum of Understanding (MoU) ini akan berfokus pada perwujudan kualitas pendidikan di Indonesia yang Akuntabel.

Dalam sambutannya, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, menyampaikan bahwa MoU ini merupakan bentuk keseriusan kedua instansi terhadap penguatan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih terutama dalam sektor pendidikan. Wujud keseriusan kita bersama dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangun, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kemedikbud ristek sangat krusial dalam menjaga kualitas pendidikan di Indonesia, tentu dalam mengawal hal tersebut BPKP bisa membantu pengawasan dan pelaksanaannya. Indentifikasi BPKP dalam sektor pendidikan menjumpai beberapa permasalahan yang semoga bisa bermanfaat dan sinergi kerjasama kita bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada, sehingga optimalisasi program-program Kemendikbudristek bisa tercapai dengan baik.

Senada dengan apa yang disampaikan Kepala BPKP. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengungkapkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia sudah baik. Namun dampak pandemi tanpa disadari mempengaruhi kualitas pendidikan, untuk itu ruang daring diupayakan agar berkembang pesat. Upaya kami untuk membangun lingkungan digital yang aman dan mempertahankan nilai-nilai ‘Profil Pelajar Pancasila’ terus berlanjut, untuk memperkuat gotong royong dan merealisasikan kolaborasi dengan kerja nyata. Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk kerja sama agar segera kita dapat melihat suatu era dimana SDM kita betul-betul unggul. Dukungan dari BPKP agar hal tersebut tetap bisa akuntabel dengan percepatan tindak lanjut hasil pengawasan serta SPIP terintegrasi.

Ke depannya, program kemitraan lima tahun ini akan memperkuat komitmen jangka panjang Kemendikbudristek dan BPKP dalam menciptakan penguatan akuntabilitas keuangan dan pembangunan di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Acara yang diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, agar segala niatan baik dapat terlaksana dengan hasil optimal serta membawa kebaikan bagi semua. Di ikuti oleh Kepala Perwakilan Hasoloan Manalu dari ruangan kerjanya. Dengan dress code batik Merah BPKP, sewarna dengan rekan-rekan kepala perwakilan BPKP di seluruh Indonesia.

(Kominfo BPKP Kaltim)