Penutupan Diklat CGCAE Angkatan ke-11

Balikpapan (27/8). Setelah menyelesaikan pelatihan tatap muka selama empat hari sejak tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan 27 Agustus 2021, Pelatihan Certification of Government Chief Audit Executive (CGCAE) Angkatan 11 Tahun 2021 ditutup secara resmi oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya Kepala Perwakilan sekilas menyinggung peran pimpinan APIP yang begitu penting dalam organisasi Pemerintah Daerah. Dengan peran yang begitu penting itu Kepala Perwakilan berharap agar semua apa yang diperoleh dalam pelatihan ini benar-benar dapat memberikan perubahan yang signifikan terhadap organisasi, khususnya Inspektorat.

Peran dan tanggung jawab pimpinan APIP yang relatif besar tersebut tentunya harus didukung dengan kompetensi yang cukup, Program CGCAE memiliki tiga manfaat sekaligus.  Pertama, membantu para pimpinan APIP yang sudah menduduki jabatan untuk mengembangkan kompetensi.  Kedua, CGCAE dapat diikuti oleh pegawai yang dipersiapkan untuk menduduki jabatan Pimpinan APIP.  Ketiga, program sertifikasi CGCAE dapat membantu para pimpinan K/L/P dalam memilih calon pimpinan APIP.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur, Supriyadi dalam sambutannya banyak menyampaikan berbagai hai, terkait dengan rencana diklat siskeudes. riskbase manajemen, kepengurusan AAIP yang merupakan kegiatan berikutnya yang juga akan melibatkan inspektorat.

Program pelatihan Certification of Government Chief Audit Executive (CGCAE) adalah upaya yang dihadirkan untuk menjawab tantangan, CGCAE merupakan upaya pembinaan BPKP dalam meningkatkan kompetensi Pimpinan APIP dari latar belakang yang berbeda-beda dan dengan adanya diklat ini diharapkan dapat meningkatkan nilai bagi unit organisasi Inspektorat dan diharapkan Inspektorat benar-benar dapat menjadi pertahanan lapis ketiga yang kuat.

Seperti diketahui dalam model three lines of defense, fungsi pengawasan intern/APIP berada pada posisi pertahanan lapis ketiga yang bersifat independen terhadap fungsi-fungsi lainnya dan memastikan bahwa fungsi pertahanan lapis pertama (perangkat daerah) dan lapis kedua (fungsi manajemen risiko dan kepatuhan) berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Inspektur Provinsi Kalimantan Timur H.M Irfan Pranata mewakili Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam sambutannya menyatakan bahwa dari sekian diklat yang sudah diprogramkan, akhirnya pelatihan CGCAE inilah yang dipilih untuk diikuti, khususnya untuk para Inspektur dan para auditor dalam rangka penyegaran dan salah satu upaya untuk berusaha menstandarkan diri untuk kepentingan APIP kedepan.

Untuk keperluan pengembangan SDM, Inspesktur juga mengatakan dengan keterbatasan yang ada, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur siap memfasilitasi.

"Kita tahu semua bahwa hampir semua pembiayaan mengalami refocusing dan tentunya akan berdampak pada biaya pengembangan SDM kita", ujarnya.

Dalam kesempatan ini Inspektur Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan terima kasih kepada BPKP, khususnya BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur dan Pusdiklatwas BPKP, terutama para Widyaswaranya

Beliau juga menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Widyaswara pada dasarnya sebagian sudah ada yang dilakukan, akan tetapi secara teori dan pedoman-pedoman, memang perlu penyempurnaan-penyempurnaan.

Ucapan terima kasih khusus kepada para widyaswara yang telah memberikan berbagai ilmu tambahan disampaikan oleh Inspektur dengan harapan apa yang diperoleh dalam beberapa hari ini  dapat menjadi bekal para peserta dalam menjalankan tugas-tugas kedepan sebagai pimpinan apip di daerah sehingga nantinya dapat menjaga konsistensi dan integritas selaku pimpinan apip dalam hal pengawasan di daerah.

Menutup laporan kegiatan pelatihan CGCAE, Hendry Mustar melaporkan bahwa dalam pelaksaan kegiatan ini tidak ada satu peserta yang mengalami kendala kesehatan dan keluhan lainnya. Kegiatan yang diikuti sebanyak 12 peserta secara  muka  dan dua orang peserta mengikuti secara daring.
Kegiatan berikutnya yang wajib diikuti oleh peserta adalah ujian tertulis dan pembuatan makalah yang akan diselenggarkaan sekitar bulan September 2021.

Kesan dan pesan disampaikan oleh Budi Gunarjo Ompusunggu, Insppektur Kabupaten Mahakam Ulu. Dalam kesannya beliau menyampaikan bahwa semakin belajar, bukannya semakin tahu, tetapi semakin banyak yang kita tidak tahu. Beliau juga mengajak para Inspektur dan para Irban lainnya untuk memainkan peran sesuai dengan teori yang sudah didapat selama pelatihan.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para Widyaswara dan para panitia yang telah bekerja dengan baik sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar sampai dengan penutupan.

Mengakhiri sambutannya Kepala Perwakilan memberikan tips-tips kepada para peserta bagaimana menghadapi ujian, karena masih ada satu tahap lagi yang harus dilewati peserta yaitu ujian tertulis dan ujian makalah.


(Tim Kominfowas BPKP Kaltim)