Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Kabupaten Pacitan

Pacitan (11/11) - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengungkapkan sampai tahun 2022 ini di Kabupaten Pacitan sudah tidak ada desa yang tertinggal lagi. Secara rinci dari 166 desa, jumlah desa mandiri 23 desa, maju 101 desa, dan berkembang 42 desa.

Menurut Bupati Indrata, dana besar yang diterima oleh desa, tentunya harus disertai dengan tanggungjawab yang besar pula. Oleh karena itu, pemerintah desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya, semua kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, mulai dari hulu hingga hilir harus dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati Indrata berharap kepada seluruh kepala desa untuk dapat berkoordinasi dan berkomunimasi dengan baik kepada seluruh pihak, terutama untuk mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Pacitan. Mewujudkan masyarakat Pacitan yang bahagia dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa pada Kabupaten Pacitan, yang diselenggarakan pada hari Jumat, 11 November 2022, yang diselenggarakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur tersebut, diikuti oleh para Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa pada Kabutpaten Pacitan.

Bupati Pacitan Indrata menilai kegiatan workshop memontum yang tepat untuk melakukan penyegaran pengetahuan dan evaluasi atas pelaksanaan pengelolaan keuangan desa yang telah bapak ibu lakukan.

Kegiatan workshop tersebut menghadirkan narasumber Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Satyoadi, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT Andrey Ikhsan Lubis, dan Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa TimurBasuki Rachmad.