Langkah Maju dalam Capaian Pengawasan Kabupaten Kebumen

Kamis (10/2) bertempat di Pendopo Kabumian Komplek Rumah Dinas Bupati Kebumen berlangsung acara Penyerahan Hasil Kapabilitas APIP Level 3 dan Penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan SPIP. Dalam kesempatan tersebut Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta juga memberikan Sosialisasi Hasil Penilaian Baseline SPIP 2021 dan Manajemen Risiko. 

Acara dibuka oleh Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Kepala Perwakilan BPKP DIY Adi Gemawan, Sekda Kabupaten Kebumen, Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten Purworejo Dyah Woro Palupi, seluruh kepala Perangkat Daerah di lingkungan Kabupaten Kebumen, Asesor Penilaian Mandiri SPIP dan para Inspektur Pembantu Inspektorat Kabupaten Kebumen.

Pada tahun ini Inspektorat Kabupaten Kebumen, akhirnya meraih penilaian level 3 penuh yang artinya Inspektorat Daerah Kabupaten Kebumen telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, ekonomis terhadap suatu kegiatan, serta mampu memberikan konsultansi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal.

Adi Gemawan mengungkapkan upaya keras Inspektorat Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan kapabilitas sejak tahun 2015 dan pada tahun 2021 telah berhasil mencapai level 3 penuh. Dalam RPJMN 2020-2024, targetnya bergeser menjadi Manajemen Risiko Indeks level 3. Dengan adanya perubahan target tersebut, diperlukan pembangunan komitmen dan penguatan kembali bahwa ke depan pelaksanaanya ada di masing-masing OPD. Penilaian level juga ditentukan oleh hasil level MRI dan IEPK. Untuk Kabupaten Kebumen, baseline SPIP terintegrasi tahun 2021 skornya adalah 2,66 (berkembang), skor MRI 2,00, dan skor IEPK 2,26.

Adi Gemawan berharap semua catatan yang masih memerlukan perbaikan agar segera ditindaklanjuti, bersama-sama ke depan untuk percepatan capaian yang diharapkan. BPKP DIY akan terus membantu dalam peningkatan SPIP, pengelolaan risiko dan peningkatan kapabilitas APIP sehingga kabupaten Kebumen SEMARAK (Sejahtera, Mandiri, Berakhlak Bersama Rakyat) dapat tercapai.

Bupati Kebumen memberikan apresiasi yang tinggi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Kebumen atas prestasinya yang telah dapat meraih level 3. Atas hasil evaluasi terkait anggaran Inspektorat masih ada yang bisa ditingkatkan yaitu anggaran untuk Inspektorat yang masih di bawah 0,5%. Bupati Kebumen berkomitmen ke depan akan menambahkan anggaran khusus Inspektorat untuk audit. Ketika auditor bekerja profesional maka kinerjanyapun pasti maksimal. Dengan capaian level 3, early warning system dipastikan sudah berjalan baik sehingga manajemenpun akan semakin baik. Bupati Kebumen berpesan penggunaan angka-angka keuangan harus tertuju untuk masyarakat. Outputnya adalah pelayanan. Capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mewujudkan good governance di Kabupaten Kebumen.

Sebagai rangkaian acara dilaksanakan Penandatanganan Komitmen penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Penandatanganan komitmen penyelenggaraan SPIP sebagai wujud komitmen dan kesadaran perangkat daerah bahwa penyelenggaraan SPIP merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.

Sesi akhir adalah sosialisasi Overview Hasil Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi dan Manajemen Risiko. Sosialisasi dimoderatori oleh Irban Bidang Reformasi Birokrasi Purbo Waskitho, dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta. Dengan sosialisasi ini, diharapkan perangkat daerah dapat memahami penggunaan SPIP untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif, serta dapat melaporkan pengelolaan keuangan negara secara andal, mengamankan aset negara dan mendorong ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.


(Kominfo BPKP DIY/ros)