Sosialisasi Fraud Control Plan di Kabupaten Wonogiri

Wonogiri, Kamis, (10/11/2022) – Bertempat di ruang Aula Girimanik Kabaupaten Wonogiri telah dilaksanakan Sosialisasi Fraud Control Plan (FCP) bagi  80 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dibuka resmi oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo. Turut hadir Wakil Bupati, Asisten Sekda, Kepala Bagian di lingkungan Sekda, para staf ahli, para Kepala OPD, Irban, Camat, para Auditor di lingkungan Inspekrorat Kabupaten Wonogiri.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Tri Handoyo dalam sambutannya menyampaikan tujuan utama dari organisasi pemerintah utamanya adalah mensejahterakan masyarakat. Tapi untuk mencapai tujuan tersebut tentunya banyak hal yang harus dilaksanakan, dan tidak hanya bekerja sebagaimana alakadarnya saja, lebih lagi kalau yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Yang harus diperhatikan adalah penataan akuntabilitas itu sangat penting, baik akuntabilitas keuangan maupun akuntabilitas kinerja. Fraud Control Plan/FCP saat ini terus mengembangkan pengendalian yang dirancang secara spesifik untuk mencegah menangkal dan memudahkan pengungkapan kejadian yang berindikasi fraud/kecurangan.

Tri Handoyo menambahkan bahwa fraud bisa saja terjadi karena adanya pressure atau tekanan, atau bahkan bisa saja terjadi karena adanya kesempatan, untuk itu bila suatu kewenangan yang tidak digunakan secara wajar maka akan menimbulkan fraud. Sistem Pengendalian Intern juga punya andil besar dalam mencegah terjadinya fraud.Bagaimana SPIP itu bisa diterapkan dengan baik di instansiatau organisasi, termasuk salah satunya adalah bagaimana pengendalian atas fraud ini bisa dilaksanakandengan sebaik-baiknya. Tri Handoyo berharap semua program-program pemerintah yang berkaitan dengan pencegahan atas fraud/kecurangan ini dapat dijadikan suatu basis untuk meningkatkan ketahanan terhadap risiko terjadinya fraud. Yang perlu dipahami bersama adalah bahwa risiko tersebut selalu ada, papar Tri Handoyo.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan hal senada bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk menekan fraud/kecurangan sudah dilakukan, baik secara mandiri maupun kerjasama dengan instansi lain, dan salah satunya dengan BPKP dalam upaya pengendalian kecurangan. Bagaimana kedepan bisa mempertanggungjawabkan kewenangan yang diberikan pada entitas, sehingga bisa terhindar dari terjadinya fraud yang berpotensi meninbulkan kerugian yang berdampak negatif terhadap manajerial pemerintahan.

Bupati menambahkan berbicara sebuah fakta/komitmen yang sudah dilaksanakan bersama bahwa akuntabilitas tata kelola pemerintahan tentunya menjadi syarat wajib. Namun dalam prosesnya tidaklah mudah dan banyak kendala yang dihadapi. Saat ini BPKP melakukan program sosialisasi fraud control plan, tentunya hal ini menjadi sebuah sub system yang harus diintegrasikan dengan sistem lainnya. Bupati menegaskan bahwa berbicara kecurangan banyak sekali modusnya atau upaya-upaya yang bisa diinisiasi sehingga bisa berpotensi terjadinya kecurangan.

Bupati berharap Langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonogiri bisa meminimalisir terjadinya kecurangan tersebut antara lain membangun sub sistem manajerial Sumber Daya Manusia yang akuntabel dan mengedepankan sebuah instrumen yang bisa mengakses dengan baik dan efektif. Terkait data pengangguran Pemerintah Kabupaten Wonogiri saat ini sudah menuju pada arah yang lebih baik yaitu tinggal 1,95%. Kabupaten Wonogiri dengan visi Maju, Mandiri, dan Sejahtera tersebut harus berkolaborasi dalam rangka kekeluargaan dan menguatkan untuk ke arah yang lebih baik.

Inspektur Kabupaten Wonogiri Mardiyanto dalam laporannya menyampaikan maksud dari sosialisasi Fraud Control Plan ini yang pertama untuk mengenalkan budaya sadar risiko fraud/kecurangan pada perangkat daerah. Yang kedua agar dapat membantu menyusun daftar dan memetakan risiko fraud serta tindak lanjut atas rencana tindak pengendalian  kecurangan pada perangkat daerah. Sosialisasi dilanjutkan dengan Penandatanganan Kerangka Acuan Kerja/KAK antara Perwakilan BPKP Jateng dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

(Kominfo BPKP Jateng / Din)