PEMBANGUNAN DESA MAJU, INDONESIA SEMAKIN MAJU

Jika pembangunan di desa terlaksana dengan baik dan maju, maka Indonesia juga akan semakin maju. Hal ini terungkap oleh Wakil Ketua Komite IV DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah Casytha A. Kathmandu dalam Workshop Hasil Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19 dan PPKM Mikro di Kabupaten Magelang bertempat di Hotel Atria,  Kamis (3/6).

Lebih lanjut Casytha dalam paparannya menyampaikan kedatangannya di Kabupaten Magelang dalam rangka menjalankan fungsi sebagai anggota DPD dari Dapil Jateng yaitu fungsi pengawasan serta pemantauan penggunaan dana desa bersama-sama dengan BPKP dan Kemenkeu. dalam masa pandemi ini ada penyesuaian APBN/APBD terkait dengan pemulihan ekonomi nasional.

Casytha menegaskan untuk dana desa sendiri sampai saat ini tidak ada penyesuaian anggaran dan bahkan dari tahun ketahun alokasi dana desa ini semakin besar. Prioritas penggunaan dana desa Tahun 2021 dari kementerian Keuangan yaitu untuk pemulihan ekonimi desa dan pembangunan sektor prioritas desa.

Casytha menambahkan bahwa program pemulihan ekonomi desa ini merupakan program utama dana desa tahun 2021 yaitu kegiatan desa aman dari Covid-19 termasuk di dalamnya yaitu PPKM Mikro, Padat Karya Tunai Desa, pemberdayaan UKM dan sektor pertanian, serta Bantuan Langsung Tunai Desa.

Dilain pihkak Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutannya saat membuka Workshop menyampaikan, pandemi Covid-19 telah memberi dampak yang besar dari berbagai sektor kehidupan, untuk itu pemerintah telah mengambil langkah memprioritaskan dana desa untuk penanganan pandemi Covid-19 melalui Bantuan Langsung Tunai Desa dan Padat Karya Tunai Desa dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Bupati menambahkan bahwa sesuai Permendes Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, ada tiga prioritas utama penggunaan dana desa yaitu untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, dan adaptasi kebiasaan baru desa. Tahun 2021 Pemkab Magelang mendapat alokasi dana desa sebesar 391 M yang dialokasikan untuk 367 desa  dengan rincian desa mandiri sebanyak 13 desa dan desa regular sebanyak 354 desa.

Workshop dilanjutkan dengan paparan secara panel dari para narasumber yaitu Kanwail DJPB Provinsi Jawa Tengah Midden Sihombing terkait Mekanisme Penyaluran dan Pertanggungjawaban Dana Desa, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Pembangunan Dan Tata Kelola Pemerintah Desa BPKP Pusat Adil Hamonangan Pangalihutan terkait Pengawalan Akuntabilitas Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa serta PPKM Mikro di Desa, serta Kasi Perencanaan dan Anggaran pada Direktorat Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Dan Aset Desa Dirjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri, Sandra yang hadir secara zoom meeting, dengan Moderator Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto.

(Kominfo BPKP Jateng/Din)