Rapat Koordinasi dan Press Release Capaian Kinerja APBN TKDD dan Kredit TA 2023 Provinsi Bengkulu

Rakor yang dibuka dan dipimpin oleh Kakanwil DJPb Syarwan membahas tentang Pelaksanaan Capaian Kinerja APBN, Transfer ke Daerah, Dana Desa Kredit Program Tahun Anggaran 2022 dan Proyeksi Tahun Anggaran 2023. Kakanwil DJPb Syarwan menerangkan arah kebijakan belanja negara diantaranya ditujukan untuk belanja pendidikan dan kesehatan untuk membangun SDM unggul dan produktif, penyelesaian proyek-proyek strategis nasional seperti pembangunan IKN, hilirisasi industri, dan pengembangan ekonomi hijau. Belanja Negara APBN juga digunakan untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin dan rentan, menurunkan kemiskinan ekstrem dan kesenjangan. Juga untuk meningkatkan perbaikan layanan kepada masyarakat dan memajukan perekonomian di daerah dan mendukung reformasi birokrasi, penyederhanaan regulasi serta persiapan Pemilu 2024.


Dalam Rakor ini dibahas mengenai realisasi anggaran APBD Se-Provinsi Bengkulu Tahun 2020-2022. Disebutkan bahwa selama tiga tahun, sumber pendapatan daerah terbesar adalah Transfer dari Pusat (TKDD), walaupun jumlahnya sedikit menurun pada Tahun Anggaran 2022. Sebagian besar belanja daerah dibiayai dari Transfer ke Daerah dan nilai SILPA memiliki tren peningkatan selama 3 tahun anggaran. Dibahas pula mengenai current issue pelaksanaan anggaran diantaranya isu kemiskinan ekstrem, stunting, dan ketahanan pangan. Pengalokasian anggaran penanganan stunting pada APBD Provinsi Bengkulu disebar pada beberapa OPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing untuk mendukung penurunan angka stunting. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Rusdy Sofyan mengatakan bahwa BPKP Bengkulu siap membantu dan mengawal program-program pemerintah Pusat dan Provinsi Bengkulu, sesuai dengan tema yang diangkat yaitu Berkolaborasi Bersama untuk Membangun Perekonomian Bengkulu Yang Lebih Maju.