BPKP dan Pemko Banda Aceh Awali SPIP Terintegrasi dengan Evaluasi Manajemen Risiko

Banda Aceh - Di awal Bulan Januari 2022, Pemerintah Kota Banda Aceh mengundang Perwakilan BPKP Aceh untuk berkolaborasi melakukan evaluasi pelaksanaan manajemen risiko di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Acara ini dimotori Inspektorat Kota Banda Aceh dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 10 Januari sampai dengan 11 Januari, di Gedung Walikota Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Kota Banda Aceh, Amirrudin, menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BPKP Aceh yang telah mendukung pencapaian tujuan program-program strategis dan peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah Kota Banda Aceh, sehingga hasil positif diperoleh Kota Banda Aceh. Antara lain perolehan WTP setiap tahun atas LKPD, Kota dengan pencapaian MCP terbaik di wilayah Aceh, pencapaian LAKIP berpredikat B dan penghargaan lainnya.

Kegiatan evaluasi pelaksanaan manajemen risiko merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara kontinyu setiap tahun sebagai upaya Pemerintah Kota Banda Aceh mengimplementasikan dari Peraturan Kepala BPKP No. 5 Tahun 2021 tentang SPIP Terintegrasi dan Peraturan Deputi PPKD No 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Risiko Pemerintah Daerah

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Aceh yang diwakili Korwas APD 2, PEN menyampaikan apresiasi atas komitmen Walikota Banda Aceh dan seluruh pimpinan OPD yang menunjukkan dukungan pimpinan daerah terhadap implementasi SPIP Terintegrasi. Seluruh instansi pemerintah daerah wajib menerapkan SPIP sebagaimana amanah Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008, dan BPKP wajib memberikan pembinaan SPIP sesuai Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang BPKP.

Penerapan SPIP Terintegrasi bukan seperti sihir, tidak terjadi tiba-tiba, namun merupakan suatu proses terus menerus yang diperoleh dari kerja keras para pimpinan daaerah dan seluruh pegawai.

Hasil yang diharapkan dari evaluasi ini adalah terupdatenya Risk Register dan Rencana Tindak Pengendaliannya pada seluruh SKPA di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Dengan hasil tersebut, menjadi langkah awal penerapan SPIP terintegritasi di Kota Banda Aceh yang direncanakan dituntaskan pada bulan Juli 2022.

 

(Kominfo Perwakilan BPKP Aceh)