Talent Onboarding: Knowledge Management Goes to CPNS BPKP

Senin, 6 Februari 2023, Puslitbangwas berkesempatan mengisi jadwal onboarding talent terhadap 256 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BPKP yang bertempat di Aula Timur BPKP Pusat. Diskusi panel dimulai dari Kepala Puslitbangwas, Amdi Veri Darma yang menyampaikan materi terkait proses bisnis di Puslitbangwas.

Amdi mengungkapkan bahwa sebuah organisasi tidak pernah lepas dari peran R&D dalam menghasilkan produknya, tidak terlepas juga BPKP. BPKP mempunyai Puslitbangwas yang berperan dalam menghasilkan kajian dan inovasi dalam pengawasan intern. Produk kajian yang dikembangkan dan inovasi tiap tahun juga dikompetisikan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) oleh Kemenpan RB.

Auditor internal mempunyai level peran tergantung pada kompetensi dan ruang lingkup jasa yang dihasilkan, lanjut Amdi. Untuk level trusted advisor, pelaksanaan peran dengan menggunakan data driven approach, yang menggunakan data dalam memberi sinyal jika ada anomali. Pada level tertinggi ada value driver yang tidak hanya sekedar pelu data mining tapi juga data modelling. Beberapa kompetensi sangat diperlukan untuk mendukung hal tersebut yaitu kompetensi terkait data analytic, visualisasi, critical thinking, dan lainnya.

Tahun 2020 Kepala BPKP menetapkan Agenda Prioritas Pengawasan (APP), yang memberikan informasi terkait simpulan efektifitas resiliensi negara sebagai dampak program pemerintah. Hal ini menuntut metode pengawasan lebih dari sekedar tools konvensional. Puslitbangwas berperan dalam mendukung metode pengawasan baru tersebut.

Tahun 2021, karena adanya reorganisasi lembaga riset K/L ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), maka Puslitbangwas akan menjadi unit baru untuk mendukung evidence base policy organization. Unit baru yang diharapkan mampu memberi insight terkait isu-isu di pemerintahan, rekomendasi kebijakan dan metode pengawasan, serta evaluasi dampak pengawasan.

Untuk memfasilitasi hal tersebut, Puslitbangwas mengembangkan Knowledge Management (KM) yang dapat diakses oleh seluruh pegawai BPKP dan APIP nantinya. Salah satu bentuk pengembangan KM adalah Library Café yang bertempat di lantai 1 BPKP Pusat dan telah direplikasi oleh Kantor Perwakilan BPKP seluruh Indonesia guna memfasilitasi knowledge sharing antar pegawai. Pengembangan KM lainnya adalah aplikasi ADVIS yang mengumpulkan data internal dan eksternal, analisis serta visualisasinya.

Untuk mendukung proses bisnis di organisasi Puslitbangwas baru, ke depan dibutuhkan pegawai yang memiliki kompetensi data analytic, infografis, dan  kemampuan berbahasa inggris, statistik, audit, manajemen risiko, berinsting intelligent, dan gaul. Puslitbangwas membuka tangan untuk para CPNS yang berminat.(rury)