BPKP Aceh Reviu Tunjangan Profesi Guru ASN pada Provinsi Aceh

.

BANDA ACEH - Perwakilan BPKP Aceh melakukan Reviu Tunjangan Profesi Guru ASN Daerah Tahun Ajaran 2021/2022 pada Provinsi Aceh dengan uji petik pada Kabupaten Aceh Besar dan Kota Lhokseumawe.

Negara berkomitmen untuk memprioritaskan pendidikan dengan cara menyediakan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Alokasi anggaran yang sangat besar terhadap sektor pendidikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Salah satu tolak ukur yang dapat digunakan untuk menilai kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu Programme for International Student Assessment (PISA). Pemenuhan kuantitas dan kualitas guru menjadi salah satu faktor pencapaian skor PISA tersebut. Data Dapodik mencatatkan bahwa seluruh Provinsi di Indonesia masih kekurangan guru.

Dari 2.323.080 kebutuhan guru pada sekolah negeri berdasarkan analisis beban kerja, Indonesia hanya memiliki 1.276.740 guru ASN pada sekolah negeri sebesar 55,96%. Indonesia masih membutuhkan 1.046.340 guru ASN atau 45,04% dari total kebutuhan. Selain itu, masih terdapat 1.637.972 orang guru yang belum bersertifikasi profesi atau 54,91% dari 2.983.163 orang guru yang tersedia.

Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) ASN Daerah Tahun Ajaran 2021/2022 dilakukan setiap Triwulan setelah terbitnya Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

TPG PNSD diberikan setiap bulan dalam bentuk uang yang disalurkan melalui rekening bank penerima tunjangan. TPG PNSD diberikan sebesar satu kali gaji pokok sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.

 

(Kominfo BPKP Aceh)