BPKP Kalbar Uji Petik Audit Tata Kelola Perusahaan Kelapa Sawit di Kubu Raya

.

SUNGAI RAYA (10/9/2022) – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan Inspektur Kabupaten Kubu Raya dan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kubu Raya melakukan peninjauan Kebun Kelapa Sawit yang berada di Desa Sui Deras, Kubu Raya.

Audit Tujuan Tertentu Tata Kelola Industri Kelapa Sawit masih berlangsung. Kebutuhan akan existing data sangat diperlukan guna melihat kondisi yang lebih relevan pada objek pengawasan.

Untuk memperoleh hal tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Ayi Riyanto didampingi dengan Inspektur Kabupaten Kubu Raya H.Y. Hardito dan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kubu Raya Elfizar Edrus mengunjungi perusahaan pengolah kelapa sawit yang menjadi salah satu sample dalam mendapatkan gambaran tata kelola sawit yang saat ini berlangsung di Indonesia.

Pada kunjungannya ke perusahaan yang berlokkasi di Desa Sui Deras, Kubu Raya tersebut, Tim Audit Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat berkoordinasi dengan manajer operasional dari perusahaan yang mengolah kelapa sawit mulai dari perkebunan hingga dikirimkan kepada pengolah turunan dari Kelapa sawit tersebut.

Indonesia memiliki lahan perkebunan sawit terluas di dunia dengan luasan tanah sebesar 16,3 juta Ha dan jumlah produksi sawit Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 216,5 juta ton per tahun (Kementerian Pertanian, 2019) dan Indonesia mampu memproduksi CPO sekitar 46-48 juta ton per tahun.

Derasnya arus ekspor CPO yang tinggi menimbulkan risiko potensi kelangkaan dan kemahalan harga dari produk-produk turunan CPO, seperti minyak goreng dan produk lainnya, lebih-lebih saat harga CPO dunia mengalami kenaikan.

Audit ini bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan tata kelola industri kelapa sawit, penguatan pengendalian dan peningkatan efektifitas manajemen risiko pembangunan nasional pada sektor perkebunan dan industri kelapa sawit

 

(Tim Audit Tata Kelola Kelapa Sawit/RBP)