BPKP Kalbar Bina APIP Inspektorat Kabupaten Sintang

.

SINTANG (13/9/2022) – Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat memberikan pengarahan atau pembinaan terhadap para pegawai Inspektorat Kabupaten Sintang. Adapun SPIP masih menjadi kunci dalam mewujudkan APIP yang kapabel dan juga kinerja pengawasan yang optimal.

“Berbicara mengenai pembinaan APIP akan bermuara pada implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Karena semua hal yang dilakukan APIP dalam bekerja pasti berpegang teguh dan juga berfokus untuk memperkuat SPIP,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Ayi Riyanto dalam kunjungan kerjanya ke Inspektorat Kabupaten Sintang pada Selasa, 13 September 2022.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Sintang tersebut, Ayi melakukan koordinasi terkait stunting dan inflasi, menyempatkan untuk hadir dan memberi pengarahan kepada seluruh personel APIP di Inspektorat Kabupaten Sintang.

Ia menyampaikan bahwa pada saat ini, tugas pemerintahan tidak bisa hanya dihadapi oleh sendiri saja. Sinergi dan kolaborasi antara individu dapat berkontribusi dalam peningkatan kapabilitas APIP di Inspektorat dan memecahkan masalah yang semakin komplek dihadapi organisasi di pemerintah daerah.

Apalagi dengan kepercayaan yang diberikan oleh Presiden terhadap APIP sebagai penasihat terpercaya, APIP dituntut untuk mengembangkan diri. Apalagi dalam praktiknya, menurut Inspektur Kabupaten Sintang, jenis kegiatan pengawasan yang dilaksanakan di kantornya lebih banyak menjurus ke ranah consulting. Untuk itu, pengembangan diri berupa pelatihan-pelatihan harus diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Inspetorat Kabupaten Sintang.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Kabupaten Sintang Ardatin menyampaikan bahwa saat ini Inspektorat Sintang sedang menuju ke arah yang lebih baik. Perlahan namun pasti berbenah memperbaiki sistem yang telah ada.  Dalam rangka pengembangan diri, dirinya menyampaikan bahwa mulai masa Covid-19 pada 2020, Inspektorat Sintang telah menerapkan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) untuk mengoptimalkan transfer knowledge kepada seluruh pegawainya.

Namun tentunya, dalam langkahnya menuju ke lebih baik, Inspektorat Sintang membutuhkan sokongan sumber daya manusia yang memang berkompeten. Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, dirinya meminta dukungan Kepala Perwakilan untuk dapat kuota lebih para calon pegawai pelamar sumber daya manusia khususnya auditor. Tak hanya itu saja, pelatihan-pelatihan atau sertifikasi yang dilakukan untuk para APIP juga diharapkan dapat ditambah sehingga semua APIP dapat mendapatkan kesempatan mengikuti diklat.

Terkait hal tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat telah berkoordinasi dengan Pusdiklatwas BPKP terkait pelaksanaan pelatihan atau diklat dalam waktu. Dirinya mengatakan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut akan disampaikan dikemudian hari apabila sudah ada keluar pengumuman alokasi selanjutnya untuk para APIP di seluruh Kalimantan Barat.

(Kominfo BPKP Kalbar/FW)