Sosialisasi Penerapan GCG Pada BUMD di Lingkungan Kabupaten Bandung

.

KAB. BANDUNG (12/8/2022) - Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat memberikan pembekalan pengetahuan kepada Direksi, Dewan Pengawas, dan jajaran manajemen BUMD-BUMD di lingkungan Kabupaten Bandung dalam acara Sosialisasi Penerapan GCG pada BUMD di lingkungan Kabupaten Bandung. Selain Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, hadir pula Direksi dan manajemen dari PT Citra bangun Selaras (Perseroda) dan PT BPR Kerta Raharja (Perseroda).
 
Dalam acara tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja Rudie Kusmayadi. Ia menyampaikan pesan bahwa sesuai hasil Diagnostik Asesmen Penerapan GCG Tahun 2022 masih banyak area of improvement yang harus ditindaklanjuti Perumda dan dalam momentum ini akan dilakukan tindak lanjut berupa penandatanganan komitmen dari seluruh jajaran Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung.
 
Selanjutnya, sambutan dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat Mulyana yang disampaikan oleh Koordinator Pengawasan JFA Bidang Akuntan Negara II Robert Paul mengingatkan bahwa kolaborasi Dewan Pengawas/Komisaris dan Direksi BUMD merupakan keharusan dalam pengelolaan perusahaan dengan mensinergikan langkah dan penyamaan persepsi dalam menjalankan perusahaan. Direksi dan Dewan Pengawas/Komisaris harus memiliki hubungan kerja yang erat, terbuka, konstruktif dan saling percaya untuk kepentingan terbaik korporasi. Berikutnya, sambutan sekaligus pembukaan acara dari Bupati Bandung selaku KPM M. Dadang Supriatna menekankan pentingnya penguatan manajemen untuk mendukung kinerja perusahaan.
 
Mengiringi pembukaan, dilakukan serangkaian Penandatanganan Komitmen Bersama yaitu Peningkatan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG), Kontrak Manajemen Tahunan KPM, Dewan Pengawas dan Direksi, Pakta Integritas dan Kontrak Kinerja Individu Dewan Pengawas dan Direksi, KPI (Key Preformance Indicator), Tata Laksana Kerja (Board Manual), Internal Audit Charter, dan Pernyataan Kepatuhan Terhadap Pedoman Perilaku (Code of Conduct).
 
Pada sesi berikutnya, Robert Paul  menyampaikan materi "Landasan Hukum dan Tantangan Penerapan GCG pada BUMD" yang mengupas mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD dan Juknisnya dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 dan Nomor 118 Tahun 2018, terutama mengenai peran organ utama perusahaan dalam penerpan GCG.
 
Pada Sesi terakhir, dijelaskan kepada peserta mengenai proses Asesmen Penerapan GCG dilakukan menggunakan Indikator dan Parameter sesuai dengan Peraturan Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara Nomor 4 Tahun 2022 Tanggal 21 April 2022 tentang Petunjuk Teknis Asesmen Penerapan Tata Kelola Yang Baik pada Badan Usaha Milik Daerah dengan pesan akhir bahwa proses asesmen GCG hendaknya tidak hanya dipandang sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana penerapan GCG telah dicapai oleh perusahaan, namun lebih jauh dari itu merupakan penyediaan roadmap dan agenda sebagai penuntun arah perbaikan penerapan GCG berdasarkan area of improvement yang telah diidentifikasi.
 
Paparan sosialisasi Perwakilan Provinsi Jawa Barat diikuti oleh sebanyak 121 peserta dari Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, 4 peserta dari PT Citra bangun Selaras (Perseroda) dan 2 peserta dari PT BPR Kerta Raharja (Perseroda). Pada akhir kegiatan tersebut Robert Paul mewakili Kepala Perwakilan Provinsi Jawa Barat menyampaikan agar Dewan Pengawas/Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran manajemen bersama-sama menjaga integritas dengan menghormati kewajiban yang dimandatkan dan janji kepada para pemangku kepentingan, benahi ketidakteraturan jika kewajiban tidak terpenuhi atau janji terlanggar, dan melakukan yang terbaik, meyakini yang kita kerjakan.
 
(Kominfo BPKP Jabar/AN2)