Bimtek Kapabilitas APIP Kabupaten Pinrang

.

PINRANG (28/6/2022) - Di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Hortikultura Pemerintah Kabupaten Pinrang, diselenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah Kabupaten Pinrang yang dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Selatan Rizal Suhaili, Wakil Bupati Kabupaten Pinrang Alimin, Inspektur Kabupaten Pinrang H.M. Aswin, dan Organisasi Perangkat daerah di Kabupaten Pinrang.

Wakil Bupati Kabupaten Pinrang Alimin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah Kabupaten Pinrang, “Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud  komitmen yang kuat dalam melaksanakan tata kelola di pemerintahan yang baik, khususnya memungkinkan terwujudnya proses pengawasan intern yang berdaya guna”.

Kepala Perwakilan BPKP Sulsel Rizal Suhaili dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan ataupun program yang dilaksanakan tercapai dan berjalan sesuai dengan yang direncanakan danketentuan perundang-undangan yang berlaku.Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, pemerintah daerah wajib menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Peraturan Permerintah No. 60 tahun 2008 merupakan sebuah proses integral yang harus dilaksanakan oleh seluruh unsur dalam organisasi baik oleh pimpinan maupun pegawai, SPIP harus terkandung dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Pembangunan Sistem Pengendalian Intern yang memadai meliputibeberapa prosesyangdimuali dari penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, penilaian risiko, pelaksanaan kegiatan pengendalian atas resiko, informasi dan komunikasi, dan pemantauan berkelanjutan. “Sekarang SPIP sudah bergerak ke arah SPIP terintegrasi, artinya SPIP telah melibatkan banyak unsur lainnya seperti bagaimana kita memahami dan mengendalikan potensi fraud atau risiko atas koruspsi yang mungkin terjadi atau yang disebut Indeks Efektivitas Pengendalian Risiko (IEPK),” ungkap Rizal.

Kepada para undangan, khusunya para kepala desa yang hadir, Rizal juga berpesan untuk selalu memantau ketaatan penginputan data transaksi pada aplikasi siskeudes. “Tolong perhatikan ketaatan dalam menggunakan aplikasi Siskeudes itu, karena itu sebagai alat BapakIbu sekalian untuk mempertanggung jawabkan belanja,” jelasnya.

(Kominfo BPKP Sulsel/ Dew)