Coaching Clinic – Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara di Inspektorat Kabupaten Gianyar

Description: http://www.bpkp.go.id/public/upload/unit/bali/images/CCPBI_Gianyar.gifGianyar (15/12), Perwakilan BPKP Provinsi Bali telah memberikan Bimbingan Teknis atau Coaching Clinic Pengawasan Bidang Investigasi (CCPBI) kepada Inspektorat Kabupaten Gianyar tentang audit penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN) di Aula Inspektorat Gianyar dan diikuti oleh lebih dari 25 orang peserta yang terdiri dari auditor dan JFP2UPD.

Bimtek dibuka oleh Inspektur Kabupaten Gianyar, I. K. Pasek. Dalam sambutannya Inspektur mengatakan bahwa adanya beberapa permintaan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait kasus-kasus korupsi di Gianyar untuk dapat melakukan audit investigasi. Hal ini menuntut peran auditor harus memiliki keahlian dalam melakukan audit investigatif. “Karena pentingnya peran investigasi, Bupati Gianyar berencana akan segera membentuk Irban Investigasi untuk menangani kasus-kasus pengaduan masyarakat atau permintaan penyidik”, jelasnya.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Muhammad Masykur, dalam arahannya menyampaikan bahwa APIP termasuk APIP Gianyar hendaknya lebih fokus pada semangat solusi atau pemecahan masalah/kasus-kasus yang terjadi di wilayahnya. Inspektorat Gianyar harus mampu hadir lebih awal, artinya peran APIP sebagai early warning harus optimal, baik dalam bentuk assurance atau consulting. SDM Inspektorat harus memiliki keahlian khusus terkait audit investigatif, “Audit tujuan tertentu merupakan salah satu bentuk assurance, yang mencakup audit investigasi, audit penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN), audit klaim, dan audit hambatan kelancaran pembangunan” jelasnya.

Muara akhir dari melaksanakan audit PKKN, akan menjadi pemberi keterangan ahli di persidangan atas kasus yang diaudit. Selaku ahli, harus memahami secara cermat kasus tersebut dan memiliki legalitas keahlian yang dapat dibuktikan dengan sertifikasi yang dimiliki selain pengalaman memberikan keterangan ahli.