Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat

SEKARANG KITA TIDAK BISA MENGHINDAR, AGAR TIDAK TERPANTAU
06 Agustus 2017 08:49:33 / sumbar / dibaca: 1004 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ingin membuktikan janjinya untuk mempercepat peningkatan maturitas SPIP seiring dengan peningkatan kapabilitas APIP 

Panas terik pada hari Jumat tanggal 4 Agustus 2017, tidak menghalangi langkah utusan dari pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Nampak utusan tersebut dipimpin langsung oleh Leli Arni, Sekretaris Daerah  yang didampingi oleh Andy Sumanto/Inspektur, Kandam/Sekretaris Inspektorat dan Pittan/Kasi Perencanaan pada Inspektorat.

Utusan diterima oleh Danny Amanda kepala Perwakilan BPKP Sumatera Barat yang didampingi MV. Chinggih Widanarto (Korwas Bidang APD) beserta Gusti Andri (Auditor Madya) di ruang kerja Kepala Perwakilan BPKP.

Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, Leli mengatakan, “Saya sebagai Sekretaris Daerah diutus langsung oleh Bupati pak kaper, karena beliau masih di jakarta untuk menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup, dan beliau menitip salam untuk Bapak..” “Waalaikumsalam” balas Danny Amanda sambil tersenyum.  Kemudian dilanjutkan oleh Sekda, “Selain diutus untuk silaturahmi, kami juga ingin menyerahkan apa yang menjadi PR kami, setelah beberapa saat yang lalu kami di nilai SPIP yang dilanjutkan dengan Bimtek”. Sambil menyerahkan buku biru tebal yang berisi peta resiko dari hampir seluruh SOPD dari tingkat Kecamatan sampai OPD di Kabupaten. “Jujur pak kaper, kami merasa kaget setelah tahu hasil SPIP kita baru di level 1, tetapi kami berterima kasih, karena penilaian oleh BPKP kemarin menjadi pengingat bagi aparatur di Dharmasraya, bahwa kami pemkab Dharmasraya  masih banyak yang perlu dibenahi dan memerlukan bimbingan dari BPKP. Bahkan perhatian Bupati kami sangat besar pak, beliau bupati termuda, namun semangat untuk memberikan hasil terbaik bagi Dharmasraya sangat besar pak !..”   Inspektur juga menambahkan,  ‘Dengan ini kami Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ingin membuktikan janjinya pak, untuk mempercepat peningkatan maturitas SPIP seiring dengan peningkatan kapaabilitas APIP. Dan kami sadar masih perlu banyak bimbingan dari BPKP” Pungkasnya.

“Terima kasih Bu sekda, Pak Inspektur dan Bapak Ibu yang sudah berkenan hadir siang ini.” sambil menggeser duduknya lebih maju, Danny Amanda dengan senyum khasnya melanjutkan, “memang sudah seharusnya sekarang dalam jaman yang cepat berubah ini, mau tidak mau seluruh komponen harus memacu diri seperti yang diingatkan oleh Presiden, jangan sampai kita menjadi penonton di rumah sendiri. Tidak bisa kita mengatakan.. sudah deh saya nggak mau di nilai, saya tidak mau dinilai  sekarang,.... besok-besok saja..! karena kita selalu dipantau dan terpantau dari manapun.” tandas Danny Amanda. “Sudah jelas bahwa pimpinan punya mimpi, mimpi tersebut dituangkan dalam RPJMD, kemudian untuk membumikan dituangkan dalam Renstra yang selanjutnya di bagi-bagi habis ketiap SOPD dalam bentuk perjanjian kinerja.. Nah tugas BPKP sebagai pembina, tentunya berkepentingan untuk ikut menjaga akuntabilitasnya, dan menyampaikan ke pimpinan bahwa mimpi kepala daerah tersebut sudah sesuai atau belum dalam bentuk penilaian...yang  salah satunya adalah penilaian maturitas SPIP”. Terlihat Sekda dan rombongan serius menyimak sambil mengangguk anggukan kepala.

Juga disinggung oleh Danny Amanda, “juga terkait dana desa, dari hasil pemantauan kami kok baru 13 nagari yang terlaporkan menggunakan aplikasi Siskeudes, padahal ada berapa nagari di dharmasraya pak chinggih..? tanya pak Kaper. “limapuluh dua pak..!” secara bersamaan Korwas APD dengan Inspektur menjawab. “Nah.. apalagi sepertiganya saja belum ada..ada apa ini...? apalagi kalau mendengar di daerah lain sudah ada yg kena OTT... ini di pantau secara nasional... bagaimana dengan  pengawasan kita..?. tanya Danny Amanda. “Makanya saya menugaskan kepada pak chinggih dan jajarannya di APD, implementasi Siskeudes harus disegerakan!!  Tambah Danny Amanda dengan raut muka serius. “Mana lagi yang belum sama sekali melaporkan pak chinggih..? tanya Danny Amanda sambil menoleh ke kanan kepada korwas APD.  “Kepulauan Mentawai dan Sawahlunto pak, namun kedua pemda tersebut telah berjanji akan segera melaporkan pak, tim kita baru saja turun ke sana, dan kita juga sudah meminta APIP setempat untuk ikut mendorong penggunan Siskeudes,” jawab Chinggih.

“Memang Betul Pak” Inspektur menjelaskan, kami di Dharmasraya saat ini sedang merancang penugasan untuk memantau dana desa, kami tidak ingin seperti di tempat lain dimana inspektoratnya yang seharusnya membina dan meluruskan malahan ikut menciptakan situasi yang tidak benar dan kena OTT.  Makanya kami telah membagi tugas berdasarkan wilayah bagi para irban dan auditor. Nanti kami dorong juga untuk pemakaian aplikasinya pak.. sekaligus membantu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari. Kami selalu di pantau oleh pak Bupati pak, apalagi pak Bupati selalu dapat informasi langsung dari BPKP.”

Tidak terasa pembicaraan larut dalam suasana yang akrab tersebut harus berakhir, di penghujung pertemuan, Danny Amanda mengatakan, “saya mengapresiasi pemerintah Kabupaten Dharmasraya, menepati janjinya..tentunya bukan hanya bentuk buku atau dokumen saja, namun langkah nyata agar setiap langkah kita sudah kita perhitungkan aspek resikonya dan antisipasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Makanya jangan ragu ragu atau segan bertanya, saya sudah perintahkan kepada pak chinggih, agar APD memaksimalkan pelayananannya kepada stakeholder dan teman-teman diingatkan untuk selalu mengupdate kemampuannya, sehingga teman-teman di pemda bisa terlayani dengan baik, ada sinergi yang positif.”

Kemudian pertemuan siang itu diakhiri dengan foto bersama... Sekaligus dibungkus harapan Dharmasraya dapat melnjutkan tahap selanjutnya proses penyusunan RTP dan Self Assessment. Bravo Dharmasraya... kami tunggu anda di level 3.. SPIP.......?? BISAAA..!! 



Share      

Berita Terkait:

25 Oktober 2017 10:16:05 / sumbar / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Tingkatkan Akuntabilitas, Tenaga Ahli Pendamping Desa Sumatera Barat Berlatih Siskeudes
12 September 2017 16:24:20 / sumbar / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Kaper BPKP Sumbar Menjadi Narasumber Pertemuan Asosiasi Sekretaris DPRD Seluruh Indonesia (ASDEKSI)
22 Agustus 2017 11:42:30 / sumbar / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
KUNJUNGAN PANSUS DPRD KOTA BUKITTINGGI
14 Agustus 2017 17:46:46 / sumbar / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Bupati Solok Selatan Ucapkan Terima Kasih Sekaligus Ingin Mendapatkan Bimbingan yang Lebih dari BPKP
14 Agustus 2017 17:23:35 / sumbar / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Sawahlunto Siap Implementasikan Penuh Siskeudes Tahun 2017