Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat

Membangun Sumatera Barat Lebih Rancak Bana
13 Maret 2017 18:22:45 / sumbar / dibaca: 200 kali / Kat: SPIP

Senin, 13 Maret 2017 Pukul 14.00 WIB, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat Danny Amanda menerima kedatangan utusan dari Gubernur yang terdiri dari Kepala Biro Pemerintahan, (Drs.Mardi, MM) dan Inspektur Pembantu 3 Provinsi ( Erna Dewita, SE., Akt) yang mewakili Inspektur. Ada dua hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni komitmen Provinsi Sumatera Barat dalam membangun SPIP ke level 3 serta keinginan Gubernur Sumatera Barat agar Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah meningkat paling tidak pada posisi 10 besar secara nasional.

Danny Amanda dalam kesempatan itu, menyambut gembira atas inisiatif dari Pemerintah Provinsi. “Saya sangat senang dan mengapresiasi atas kedatangan Bapak dan Ibu, terlebih kedatangannya menyampaikan komitmen pimpinan untuk bersungguh-sungguh membangun akuntabilitas dengan menerapkan SPIP dan LPPD yang lebih meningkat”. Saya masih baru dan mohon maaf belum bisa sowan ke Bapak Gubernur dan Inspektur, karena pada saat saya melapor kebetulan Bapak Gubernur dan Inspektur sedang tidak ada di tempat, tapi pada kesempatan pertama saya akan berkunjung kepada Bapak Gubernur dan Inspektur”.

Terkait Level Maturitas SPIP Provinsi Sumatera Barat, Inspektur pembantu 3 Provinsi Sumatera Barat yang diberi tanggung jawab oleh Inspektur, mengemukakan bahwa level SPIP Provinsi Sumatera Barat berdasarkan penilaian BPKP tahun lalu telah mencapi skor 2,84 sehingga kurang sedikit lagi sudah mencapai level 3, makanya kedatangannya mohon bantuan BPKP agar bisa memperbaiki Area of Improvement yang masih kurang. Untuk itu Inspektorat telah meminta kepada seluruh SKPD untuk melakukan upaya perbaikan sesuai dengan saran BPKP.

Hal tersebut di dukung oleh Mardi, “Sebagai Kepala Biro Pemerintahan Provinsi, saya berinisiatif menghadap BPKP setelah mendapatkan Surat Edaran Tindak Lanjut dari Inspektorat, yakni dalam rangka meminta untuk memberikan penguatan SPIP di lingkup Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat, hal itu perlu karena dengan adanya PP 18/2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah, anggota saya banyak yang berganti dan belum paham apa itu SPIP”, “Apalagi saya sebelum menjadi kepala biro, saya adalah sekretaris Inspektorat Provinsi” imbuhnya. Selain itu BPKP sebagai mitra kerja sebagai Tim Daerah Penyelenggaraan Pemerintah Daerah bersama Inspektorat dimohon untuk lebih bisa bersinergi mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Sumatera Barat untuk lebih maju dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, sehingga ada peningkatan ranking secara nasional.

“Perlu Kesadaran bersama untuk memahami tujuan organisasi dari setiap elemen di pemerintah daerah, dan kebutuhan memitigasi risiko setiap kejadian yang berpotensi menghambat tujuan organisasi. Peran Pimpinan mutlak diperlukan” tandas Danny Amanda yang di dampingi oleh MV. Chinggih Widanarto sebagai Koordinator Pengawas Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah.

“Kami siap membantu dan akan selalu mendorong setiap Pimpinan di daerah untuk concern dan care terhadap resiko dan membangun Akuntabilitas.

Pada kesempatan itu, Danny Amanda juga menitipkan pesan kepada Inspektur Provinsi melalui Erna Dewita, agar AAIPI wilayah Sumatera Barat bisa lebih diaktifkan untuk mendorong profesionalisme dalam membantu penyelenggaraan Pemerintah yang transparan dan akuntabel.

Ayo Sumatera Barat buktikan kita Rancak Bana.

(Humas BPKP Sumbar)



Share      

Berita Terkait:

29 Nopember 2016 17:11:48 / sumbar / dibaca: kali / Kat: SPIP
Ber-SPIP Sebagai Kebutuhan, Bukan Hanya Sebagai Kewajiban
27 September 2016 13:03:45 / sumbar / dibaca: kali / Kat: SPIP
Persiapan Self Assesment Peningkatan Maturitas SPIP, Inspektorat Kota Padang Panjang Gaet BPKP
13 Oktober 2014 12:23:38 / sumbar / dibaca: kali / Kat: SPIP
Workshop Penilaian Risiko Kota Solok
16 April 2014 15:43:48 / sumbar / dibaca: kali / Kat: SPIP
RTP SEBAGAI TINDAK LANJUT PENYUSUNAN PROFIL RISIKO DI KABUPATEN TANAH DATAR
06 Desember 2013 17:50:50 / sumbar / dibaca: kali / Kat: SPIP
Sosialisasi SPIP di Kabupaten Pesisir Selatan