Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara

Koordinasi Pengawasan Deputi Bidang Akuntan Negara dan Bidang Akuntan Negara
09 Desember 2013 11:05:57 / sulut / dibaca: 3713 kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi

Kedeputian Akuntan Negara selama 3 hari (4-6/12) menyelenggarakan koordinasi pengawasan dengan tema “Peningkatan Kualitas Kesisteman Guna Mencapai Kinerja Deputi Bidang Akuntan Negara dan Bidang Akuntan Negara yang Ekselen”. 

Dengan mengambil tempat di Aula Gandhi kantor BPKP Jakarta, acara dibuka oleh Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara, Gatot Darmasto pada Rabu, 4 Desember 2013. Dihadapan para Direktur, Kasubdit dan PFA di lingkungan Deputi Akuntan Negara, Kepala Bidang/ Korwas dan PFA Bidang Akuntan Negara dari seluruh perwakilan BPKP,  beliau mengingatkan insan DAN agar tetap mempertahankan kinerja yang telah dicapai ditahun 2013 dan bahkan mengajak untuk meningkatkan capaian tersebut di tahun 2014 agar dapat mendukung sasaran BPKP untuk memperoleh nilai LAKIP “AA”. Disamping itu, mantan Direktur dilingkungan Deputi Investigasi ini juga mengharapkan agar Deputi Akuntan Negara memberikan kontribusi yang lebih baik terhadap capaian LAKIP BPKP. Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan bahwa tingginya kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap peran BPKP harus disikapi secara profesional sehingga kedepan beliau menekankan agar Kedeputian Akuntan Negara fokus pada peningkatan kinerja BUMD sehingga laporan keuangannya memperoleh opini WTP, berkinerja sehat dan tidak membebani keuangan daerah serta dapat memberikan kontribusi pajak dan deviden. Fokus selanjutnya adalah keberhasilan penyelesaian PKP2T serta tugas tambahan yang telah menunggu diantaranya permintaan penilaian BUMN Bersih oleh Kementerian BUMN, evaluasi atas kontrak yang bernilai diatas 5 juta USD oleh Pertamina, audit laporan keuangan joint operation contract (JOC) dari Kementerian Keuangan.

Secara umum, tujuan rakor tersebut adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja tahun 2013 dan merencanakan kegiatan tahun 2014. Disamping itu, juga dilakukan penyelarasan data kinerja bidang Akuntan Negara seluruh perwakilan sebagai bahan penyusunan LAKIP DAN tahun 2013 sehingga tradisi penyampaian LAKIP secara tepat waktu tanggal 2 Januari 2014 dapat dipertahankan. Sebagai tambahan, untuk melengkapi substansi yang relevan dengan bidang tugas keakuntannnegaraan juga diundang narasumber eksternal.

Setelah pembukaan oleh Deputi Bidang Akuntan Negara, acara dilanjutkan dengan pemaparan mengenai sistem manajemen mutu oleh Putu, narasumber dari TuvNord Indonesia berkaitan dengan rencana DAN untuk menerapkan ISO 9001:2008 pada jasa assessment GCG BUMN. Pada sesi inipesertamemperoleh penjelasan mengenai tahapan proses audit internal dan persyaratan yang harus dipenuhi. Sesi selanjutnya membahas latar belakang, maksud dan tujuan dari program BUMN bersih yang disampaikan oleh Harry Susetyo Nugroho, Staf Ahli Bidang Tata Kelola BUMN pada Kementerian BUMN. Pada kesempatan ini, Tim BPKP yang diberikan kepercayaan untuk melaksanakan penilaian BUMN Bersih juga memaparkan pengolahan data dan metodologi penilaian BUMN Bersih.

Di hari kedua (5/12) para peserta rakorwas membahas rencana penyelesaian LAKIP DAN tahun 2013 dan melakukan validasi data kinerja masing-masing Bidang AN. Selanjutnya, Profesor Roy Sembel, seorang pakar investasi ternama, membagi pengetahuan dan pengalamannya yang dikemas dalam topik “Menghindari Perangkap Keputusan: Pelajaran dari Riset Perilaku Ekonomi”. Narasumber mengungkap bahwa banyak sekali keputusan yang diambil secara tidak tepat karena orang cenderung melihat suatu permasalahan secara parsial, tidak holistik. Fakta menunjukkan bahwa “90% of people operate at 10% of their capacity of 90% of the time”. Pelajaran berharga yang dapat diperoleh adalah “3 TA” yang menyebabkan orang sering mengalami kegagalan dalam berinvestasi, yaitu: Tamak, Takut dan Tamat. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Roy membagi tip penangkalnya yaitu “6 B”, Belajar, Belajar, Belajar, Belajar, Belajar, dan Belajar.

Di hari ketiga (6/12), rakorwas yang diikuti oleh 65 peserta dari perwakilan dan 105 dari kelima Direktorat Kedeputian AN, Bambang Utoyo memaparkan peta stratejik Renstra DAN 2015-2019 dan Nyoman Sardiana memaparkan hasil audit kinerja tahun 2012 terhadap 333 PDAM diseluruh Indonesia berikut rekomendasi strategik kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan para Kepala Daerah.



Share      

Berita Terkait:

26 Nopember 2019 15:59:10 / sulut / dibaca: kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi
BPKP Sulut Unit Kerja Pertama yang Implementasikan Aplikasi PayKlik
22 Pebruari 2017 15:33:01 / sulut / dibaca: kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi
Kepala Pewakilan BPKP Sulut Seleksi Para Calon Sekretaris Daerah Kota Bitung
20 April 2016 19:02:27 / sulut / dibaca: kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi
MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2016
17 Pebruari 2016 09:40:17 / sulut / dibaca: kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi
Arahan Kepala BPKP kepada Pejabat Struktural Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara
14 Agustus 2014 17:25:02 / sulut / dibaca: kali / Kat: Wilayah Tertib Administrasi
Gubernur Sulawesi Utara Terima Laporan Pengawasan Semester I 2014 dari BPKP