Maulud Nabi: Momentum Teladani Berkinerja Ala Rasulullah SAW

Diawali sambutan oleh kepala perwakilan BPKP Prov. Sulawesi Tenggara, Yan Setiadi, peringatan ini diisi tausiya ketua MUI Sultra, Drs. KH Mursyidin sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya pada acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan perwakilan ini, Mursyidin menyampaikan bahwa “Untuk dapat berkinerja seperti nabi, kita harus meneladani empat sifat beliau yaitu “Tabligh, Fathonah, Shiddiq, dan Amanah”.

Sifat pertama yaitu tabligh yang berarti menyampaikan bisa juga berarti visioner, mengajarkan bahwa setiap pegawai seharusnya mempunyai rencana tentang pekerjaan yang akan dilakukan hari ini dan besok. Sifat kedua fathonah atau cerdas, berarti profesional menyampaikan ilmu untuk membawa perbaikan. Selanjutnya sifat shiddiq, mengajarkan kita untuk bersunggguh sungguh atau jihad dalam bekerja. Terakhir sifat nabi yang perlu kita teladani adalah amanah, yang dapat juga diartikan akuntabel karena pekerjaan yang dilakukan setiap pegawai harus dapat dipertanggungjawabkan.

Setiap pegawai harus menumbuhkan rasa cinta kepada sosok Rasulullah SAW sendiri. Dalam hal ini, tentunya harus mencintai dan sebagai teladan dengan mempelajari kehidupannya, akhlaknya kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya. Hendaknya Peringatan Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulud Nabi dapat dijadikan momentum untuk mengingat kembali kisah perjuangan Rasulullah. Dari kisah-kisah itu, setiap pegawai diharapkan dapat meneladani kepribadian Nabi ujar Mursyidin menutup ceramahnya.(Srf/Stk).