Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara

Literasi Akuntansi dan Digital Kunci Sukses “Pejuang” Keuangan Daerah
07 Nopember 2019 19:03:10 / sultra / dibaca: 101 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara, Yan Setiadi, mengungkapkan hal tersebut ketika memberikan sambutan pada kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Semester I Tahun Anggaran 2019 lingkup Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Tenggara di Raha

Kegiatan yang dihadiri oleh 17 Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara kali ini, memiliih tema aktual “Implementasi Teknologi Terintegrasi Dalam Rangka Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan Daerah”. Acara tersebut dilaksanakan mulai 6 sampai dengan 8 November 2019, di Aula Bupati Muna. Kegiatan yang telah dilaksanakan kelima kalinya tersebut, merupakan antisipasi dan respon atas dinamika regulasi keuangan daerah, perkembangan teknologi informasi, dan mutasi/rotasi pegawai pengelola keuangan, dengan tujuan meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah dan mencapai/mempertahankan opini WTP atas LKPD.

Pada kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Muna, Malik Ditu tersebut, Kaper BPKP Sultra menyampaikan bahwa di era digital (Revolusi Industri 4.0), para peserta yang sebagian besar adalah para penyusun laporan keuangan pemda adalah “pejuang” keuangan daerah, yaitu orang-orang yang memiliki kompetensi dan ketrampilan khususnya dalam penyusunan LKPD dengan menggunakan aplikasi SIMDA Keuangan dan SIMDA BMD. Para pejuang keuangan daerah masa kini dan yang akan datang, harus mendapatkan literasi akuntansi dan teknologi digital secara berkesinambungan. Tantangan yang dihadapi di era digital menuntut para pejuang keuangan daerah untuk dapat mengatasi disrupsi, akselerasi digital, dan menghasilkan inovasi. Untuk itu, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik inheren pengelolaan keuangan negara/daerah yang ketat terhadap regulasi, maka investasi di bidang teknologi informasi dan kompetensi SDM perlu senantiasa ditingkatkan sehingga dapat terus mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan dan akuntabel.

Pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel antara lain ditunjukkan dari sisi pendapatan daerah, dimana Pemda harus dapat meningkatkan public trust dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan dan retribusi daerah. Selain itu, pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari masyarakat harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Adapun dilihat dari sisi belanja daerah, harus dapat meningkatkan pertumbuhan sektor riil melalui peningkatan pelayanan publik dan melaksanakan pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas dan efisien. Pesan pamungkas yang disampaikan Kaper BPKP Sultra adalah perlunya memupuk rasa keikhlasan, semangat belajar, semangat berbagi dan siap dengan perubahan/dinamika bagi para pejuang keuangan daerah era digital. Sambutan kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara diakhiri dengan yel-yel “WTP, bisa!” sebanyak tiga kali bersama dengan seluruh peserta. (Sm/Ad) 



Share      

Berita Terkait:

11 Oktober 2019 07:32:33 / sultra / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
FRA Perkuat Prioritas Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buton
04 Oktober 2019 15:12:04 / sultra / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
SOSIALISASI FRAUD RISK ASSESSMENT (FRA) PADA KANWIL BPN SULTRA
11 September 2019 13:29:59 / sultra / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
COACHING CLINIC “TELAAH SEJAWAT ANTAR APIP” , SEBUAH BEKAL MENUJU PK APIP LEVEL 3
20 Juni 2019 14:01:19 / sultra / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP Sultra Asistensi Penyusunan Renstra LPP TVRI Sultra Tahun 2020-2024
29 Maret 2019 17:45:11 / sultra / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
SENSUS BMD PERKUAT SINERGI BPKP SULTRA DAN PEMKAB MUNA