Bupati Kolaka Sambut Baik Upaya BPKP Kawal Keuangan Desa

 
Keuangan desa, barangkali, saat ini sudah menyaingi kembang desa: banyak yang meilirik. Para pamong desa banyak yang berharap-harap cemas. Mereka menanti drop keuangan, baik dari pusat, provinsi maupun yang datang dari kabupaten. Seperti mengharapkan rezeki.
 
Ada yang memang beritikad baik, demi membangun desanya. Tapi ada pula yang berniat lain. Seperti dikatakan Asisten 1 Kolaka, Ismail: ada yang menggunakan dana itu untuk kawin lagi. Mudah ditebak, dengan dana yang demikian besar masuk ke dalam sebuah entitas yang tidak siap secara infrastruktur untuk berakuntabilitas secara memadai, ditambah dengan kapabilitas sumber daya manusia di desa yang umumnya masih rendah, tak pelak lagi penyimpangan penggunaan keuangan desa pun menjadi sangat rawan muncul.  
 
Maka, Kamis, pada awal Oktober lalu, Kaper BPKP Sultra Dikdik Sadikin menyambangi Bupati Kolaka Ahmad Syafei membicarakan kerawanan itu. Disampaikannya peran BPKP dalam mengawal keuangan desa, sebagai bagian dari program pemerintah yang harus dijaga. 
 
Tentu, Bupati Ahmad Syafei sangat merespon baik.  Menurutnya, sebuah ide yang bagus ketika dana dikucurkan kepada strata pemerintahan yang paling bawah, yaitu desa. Sebuah ide yang diwujudkan dengan harapan bahwa masyarakat dapat menentukan secara mandiri apa yang terbaik bagi kesejahteraan diri dan lingkungannya. 
 
Namun, melihat kondisi infrastruktur desa dan SDM yang belum siap, maka tentu diperlukan energi ekstra dari pemerintah di atasnya untuk melakukan pengawasan. Agar pemkab sendiri, alih-alih menyejahterakan masyarakat desa, tidak justru terseret dengan permasalahan yang bersumber dari keuangan desa itu sendiri.   
 
Kaper BPKP Sultra menyatakan siap membantu Pemkab Kolaka selama Bupati berpegang teguh pada komitmen yang baik. Akan halnya pengelolaan keuangan desa, setelah pertemuan itu, para sekretaris dan bendahara desa di wilayah Kolaka, dilatih mengelola keuangan desa dengan menggunakan SIMDA Desa. Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan selama komitmen dari pimpinan benar-benar terwujud, ujar Pak Kaper. Bupati berterima kasih atas bantuan BPKP dan sekali lagi menyatakan komitmennya.
 
(HUMAS BPKP SULTRA)