Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan

Target dan Capain Program/kegiatan Tahun 2018

Target Program/kegiatan

Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan telah menetapkan target untuk masing-masing indikator kinerja yang harus dicapai dengan didasarkan Dokumen Penetapan Kinerja Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan yang telah ditetapkan Kepala BPKP.

Tabel Penetapan Kinerja tahun 2018 dapat diunduh disini

 

Capain Program/kegiatan

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja, dilakukan evaluasi capaian setiap indikator kinerja untuk mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang menghambat pencapaian target kinerja dicermati dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang.

Dengan menggunakan metode pengukuran di atas, dari 19 (sembilan belas) indikator kinerja program diperoleh 13 (tiga belas) indikator dengan kategori kinerja “Sangat Berhasil”, 1 (satu) indikator dengan kategori kinerja “Berhasil”, 1 (satu) indikator dengan kategori kinerja “Cukup Berhasil” dan 4 (empat) indikator “Tidak Berhasil” Indikator dengan kategori “Sangat Berhasil” adalah:

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja, dilakukan evaluasi capaian setiap indikator kinerja untuk mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang menghambat pencapaian target kinerja dicermati dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang.

Dengan menggunakan metode pengukuran di atas, dari 19 (sembilan belas) indikator kinerja program diperoleh 13 (tiga belas) indikator dengan kategori kinerja “Sangat Berhasil”, 1 (satu) indikator dengan kategori kinerja “Berhasil”, 1 (satu) indikator dengan kategori kinerja “Cukup Berhasil” dan 4 (empat) indikator “Tidak Berhasil” Indikator dengan kategori “Sangat Berhasil” adalah:

1.       Persentase tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan.

2.       Persentase BUMD yang kinerjanya minimal baik dari BUMD yang dibina.

3.       Persentase BLUD yang kinerjanya minimal baik dari BLUD yang dibina.

4.       Persentase hasil pengawasan keinvestigasian yang dimanfaatkan oleh APH.

5.       Persentase hasil pengawasan keinvestigasian yang dimanfaatkan oleh K/L/P/K.

6.       Persentase hasil audit penyesuaian harga yang dimanfaatkan oleh K/L/P/K.

7.       Persentase penyelesaian hambatan kelancaran pembangunan.

8.       Persentaase K/L/P/K yang mengimplementasikan FCP (termasuk FRA).

9.       Persentase K/L/P/K Anggota Komunitas Pembelajar Anti Korupsi (KPAK) yang mengimplementasikan sistem pengaduan masyarakat.

10.   Persentase Pemerintah Provinsi dengan Maturitas SPIP Level 3.

11.   Persentase Pemerintah Kabupaten/kota dengan Maturitas SPIP Level 3.

12.   Persentase Pemerintah Kabupaten/kota dengan Maturitas SPIP Level 2.

13.   Persentase APIP Pemerintah Kabupaten/kota dengan Kapabilitas Level 3

Indikator kinerja dengan kategori “Berhasil” adalah Persentase BUMN/anak perusahaan dengan skor GCG baik.

Indikator kinerja dengan kategori “Cukup Berhasil” adalah Persentase hasil pengawasan keinvestigasian yang dimanfaatkan di persidangan.

Sedangkan Indikator kinerja dengan kategori “Tidak Berhasil” adalah Persentase BUMN/anak perusahaan yang kinerjanya berpredikat minimal A (baik), Persentase hasil audit klaim yang dimanfaatkan oleh K/L/P/K, Persentase APIP Pemerintah Provinsi dengan kapabilitas level 3, dan Persentase APIP Pemerintah Kabupaten/kota dengan Kapabilitas Level 2.

Capaian atas indikator kinerja utama (IKU) yang menunjukkan capaian tujuan dan sasaran program secara ringkas disajikan pada Tabel 1:


Share   

 



 


Jln. Tamalanrea Raya No.3
Bumi Tamalarea Permai (BTP) Makassar
Kotak Pos 176 Telp. 0411-590591;590592,
Fax : 0411-590595 E-mail : sulsel@bpkp.go.id