SIMDA Perencanaan mengaplikasikan perencanaan berbasis aplikasi

Dalam sambutannya Kepala Perwakilan, Arman Sahri Harahap menyampaikan bahwa perencanaan merupakan salah satu titik rawan dimana penyimpangan dalam laporan keuangan dapat terjadi. Oleh karena itu BPKP mengembangkan aplikasi SIMDA Perencanaan yang didalamnya terdapat poin-poin penting dalam perencanaan yakni, penyusunan Analisa Standar Belanja (ASB) dan Penetapan Standar Satuan Biaya untuk setiap kegiatan. Hal ini sesuai dengan amanah dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 13 Tahun  2006 tentang pedoman pengelolaan Keuangan Daerah.

Lanjut Kaper, SIMDA Perencanaan menjadi alat untuk mengaplikasikan perencanaan berbasis aplikasi di Kabupaten Bulukumba. Simda perencanaan memiliki manfaat yaitu, sebagai penentu harga pokok pengadaan barang  dan jasa, meningkatkan mutu pembuat keputusan, menyempurnakan perencanaan strategik, informasi biaya lebih detail, mempermudah perbaikan yang berkesinambungan, dan mengetahui cost untuk setiap kegiatan.

Selain itu, Arman mengapresiasi  komitmen dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang terus berupaya menjaga dan meningkatkan akuntabilitas khususnya yang berkaitan dengan kualitas pengelolaan keuangan Pemkab Bulukumba. "Pemerintah Kabupaten Bulukumba pada kapabilitas  APIP dan maturitas SPIP telah mencapai level 3, tetap dapat dipertahankan dan jangan ada masalah minimal di administrasinya” ujar Kaper. (Dewi Septiyani)