Sang Pembunuh Perubahan

Acara diawali dengan pertanyaan moderator terkait pemilihan judul yang tidak biasa pada acara Library Café kali ini. Mengusung tema “Sang Pembunuh Perubahan”. Ide Juang memaparkan secara rinci hal-hal yang  berhubungan dengan inovasi, reward and punishment, sampai dengan perbedaan antara generasi 80 keatas dengan generasi millennial saat ini. Perubahan yang  lahir, tumbuh dan berkembang, menjadi dewasa tapi kemudian ada pembunuh yang mematikan sebelum waktunya, atau sebelum menunjukkan dampak positif keluarannya.

Ada beberapa  misalnya budaya, kemudian perubahan yang tidak terencana, kepemimpinan yang tidak berkomitmen, atau perubahan yang tidak didukung dengan dana yang memadai, perubahan yang tidak sinergi dengan manajemen kinerja, atau perubahan yang tidak dikomunikasikan dengan baik. Perubahan yang tanpa visi, tidak jelas arahnya  mau kemana, hal-hal tersebut yang menjadi tersangka “Sang Pembunuh Perubahan” perlu diidentifikasi, ungkap Ide Juang.

Visi BPKP sebagai Auditor Internal Pemerintah Berkelas Dunia untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan. Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Onos sebagai host, mendapat tanggapan dari Ide Juang, menurutnya apakah BPKP sudah berkelas dunia atau belum, tapi yang penting, BPKP telah menempatkan dirinya dalam kerangka, atau dalam peta jalan menuju kelas dunia.

Sebelum Tahun 2014, tidak tahu mau kemana, dan tidak tahu ada dimana diantara berbagai internal auditor. Sekarang ini kita sudah punya alat ukur untuk menilai diri kita sendiri, diantara auditor yang berkelas dunia.  Untuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya strategi risk esessesment .

Salah satu ciri khas pemimpin yang kerdil adalah menyalahkan input. Jadi kalau kita menyalahkan kurang dana, kita menyalahkan pegawai kurang kompeten, kurang waktu, tingkat kedisiplinan bawahan dan lain sebagainya, itu adalah ciri khas pemimpin yang kerdil, yang salah satu Pembunuh Perubahan. Pemimpin harus punya reflektif  dalam memberikan rewardand punishment. Seorang pemimpin harus membawa perahu menembus cakrawala, ujar Ide Juang.

Acara Library Café ini dihadiri oleh pegawai dari bidang/bagian. Pada kesempatan yang baik tersebut, Ide Juang juga memberikan tips bagi generasi millennial untuk terus mengembangkan diri dan berani dalam mengembangkan ide-ide dan inovasi yang dimiliki. (satrya /tony )