Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat

Mengoptimalkan APBD untuk Percepatan Ekonomi Sulawesi Barat
06 Juli 2018 15:29:35 / sulbar / dibaca: 276 kali / Kat: PPID

“Menjadi hal yang urgent untuk membahas peran APBD dalam pempercepat Perekonomian di Sulawesi Barat karena perekonomian Sulawesi Barat masih bertumpu pada konsumsi pemerintah”, demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat.

Mamuju (05/07) Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat mengundang para pejabat daerah wilayah Provinsi Sulawesi Barat untuk melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Optimalisasi Pemanfaatan APBD untuk Percepatan Ekonomi Sulawesi Barat. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat di lingkungan Dinas yang mengurusi bidang pengelolaan Dana Desa dan Badan Daerah yang terkait bidang perencanaan pembangunan, baik di pemerintah kabupaten juga pemerintah provinsi di Provinsi Sulawesi Barat. Perwakilan BPKP juga turut diundang sebagai salah satu instansi yang mengawal pemerintahan daerah.

Profesor Robert Simanjuntak, Ph.D. staf ahli Kementerian Keuangan yang diundang dalam acara tersebut menyampaikan, otonomi daerah yang berjalan selama ini belum menunjukkan progress yang cukup signifikan untuk menggerakkan perekonomian daerah. “Kita lihat, porsi pertumbukan ekomoni masih didominasi Jawa, Sumatera, itu sudah berlangsung jauh sebelum otonomi bahkan hingga sekarang. Padahal, pemkiran awal dari gagasan otonomi daerah adalah perkembangan yang lebih merata di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Putu Yudi Tenaya, koordinator pengawasan di perwakilan BPKP provinsi Sulawesi Barat dikonfirmasi dalam acara yang sama menyatakan, untuk mengembangkan ekomoni daerah, dari sektor publik, paling tidak kita harus fokus pada tiga hal, pertama, bagaimana mengoptimalkan pendapatan daerah, kedua, manajemen pengeluaran publik, serta yang paling penting adalah perencanaan yang sesuai dengan strategi wilayah. “Jadi dalam hal ini, pemda harus benar-benar mengenal daerahnya sehingga bisa mengoptimalkan ketiga sektor tersebut,” papar Putu Yudi.

Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, setidaknya menurut Putu Yudi memiliki peran sebagai partner pemda dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah melalui program kerja sama Optimalisasi penerimaan Daerah (OPAD), membantu penatausahaan dan perencanaan keuangan daerah melalui sistem aplikasi SIMDA keuangan, SIMDA BMD, SIMDA Pendapatan, hingga SIMDA Perencanaan.

Menurutnya, kerja sama ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk juga oleh Bank Indonesia. “dari sisi ekonomi makro, BI perlu mengarahkan portofolio yang tepat kepada pemda terutama pada saar penyusunan RPJMD mereka, jelasnya. Dengan demikian, strategi pertumbuhan ekonomi daeah akan lebih terarah dan terencana dengan baik.

Humas Sulbar/ASK



Share      

Berita Terkait:

06 Nopember 2018 13:47:09 / sulbar / dibaca: kali / Kat: PPID
Mitigasi Risiko Bencana Gempa
11 Oktober 2018 08:02:06 / sulbar / dibaca: kali / Kat: PPID
Menyalakan Lilin-lilin Kecil dengan Dana Desa
09 Oktober 2018 07:30:11 / sulbar / dibaca: kali / Kat: PPID
BPKP Sulbar Raih Penghargaan Terbaik Pertama Kinerja Pelaksanaan Anggaran Triwulan III 2018
06 Oktober 2018 19:06:59 / sulbar / dibaca: kali / Kat: PPID
Kunjungan Sekretaris Utama di Bumi Manakarra
01 Oktober 2018 10:00:57 / sulbar / dibaca: kali / Kat: PPID
Upacara Hari Kesaktian Pancasila


Tentang Kami
Kata Pengantar
Wilayah Kerja
Tupoksi
Struktur Organisasi
Komposisi SDM
Visi, Misi dan Nilai
Daftar Informasi Publik
Informasi Serta Merta
Informasi Setiap Saat
Informasi Berkala
Permohonan Informasi
Produk dan Layanan

TALK SHOW BPKP SULBAR

Kontak Perwakilan

 

 Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat

Jl.Abdul Malik Pettana Endeng

Mamuju 91512

Telp : (0426) 21088

Fax : (0426) 21137

Email : sulbar@bpkp.go.id

 

 

 

Laporan Pemantauan Kinerja Triwulan


Perjanjian Kinerja


Laporan Keuangan




Rencana Strategis Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat


LAKIP