Sekretariat Utama

Berita Seputar Sekretariat Utama

BPKP Perkuat Sinergi dan Kompetensi Pengelola Media Sosial
29 September 2018 19:12:24 / adi / dibaca: 222 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Jakarta (28/9) - Tantangan Humas Pemerintah dalam mengelola komunikasi publik menjadi semakin dinamis seiring meningkatnya penggunaan media sosial oleh masyarakat luas. Humas mau tidak mau harus memperhatikan pengelolaan media sosial, karena jika diabaikan, media sosial ternyata memperluas spectrum risiko reputasi dan meningkatkan kedinamisan risiko.

Menjawab hal tersebut, bertempat di Auditorium Gandhi Kantor BPKP Pusat, Biro Hukum dan Humas BPKP telah menyelenggarakan Forum Penguatan Sinergi dan Kompetensi Tim Pengelola Media Sosial BPKP Tahun 2018. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 peserta dari seluruh unit kerja pusat dan perwakilan berlangsung selama tiga hari (26 s.d. 28 September 2018). Selain menjadi ajang penguatan sinergi, forum ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi pengelola kehumasan khususnya media sosial.

Sekretaris Utama BPKP Dadang Kurnia dalam arahannya menegaskan tingginya komitmen pimpinan terhadap pengelolaan media sosial, hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI dalam beberapa kesempatan yang menekankan keharusan setiap Kementerian/Lembaga aktif mengelola media sosial. Hal tersebut  ditandai dengan penerbitan beberapa regulasi dan kebijakan serta pembentukan Tim Pengelola Media Sosial BPKP.

"Seluruh unit kerja harus berpartisipasi aktif dalam mengirim konten agar semakin kaya  guna mendukung publikasi kinerja dan terbentuknya citra positif lembaga,” imbau Dadang.

Sebagai narasumber pertama, Pakar Pembuatan Film Pendek Yandhi Laurens menggugah semangat peserta untuk terus berkreasi membuat film pendek karena dapat digunakan menjadi konten media sosial yang kini digemari netizen. “Film pendek dapat dibuat dengan SDM dan pembiayaan yang minim asalkan kita mempunyai motivasi yang kuat serta memahami masalah teknis sinematografi baik pengambilan gambar, penentuan karakter, penulisan cerita, artisitik dan penataan suara,” ungkap Yandhi. Ia menambahkan film pendek sesuai namanya harus ringkas dan to the point, namun jika dikerjakan dengan baik dapat menyampaikan  nilai-nilai kehidupan yang belum tentu dapat disampaikan film biasa yang berdurasi panjang.

Menulis juga menjadi kompetensi yang wajib dimiliki pengelola media sosial. Praktisi penulisan Andhika Diskartes menyatakan teknik pertama menarik minat pembaca adalah membuat judul yang misterius dan menjanjikan sesuatu serta menghindari tulisan yang terlalu berbicara mengenai diri sendiri/institusi. “Tulisan harus didukung dengan outline dan riset, paragraf pendek, menjaga konsistensi tone, penggunaan gambar serta menghindari plagiarisme,” pungkas Diskartes.

Kepala Sub Direktorat Audio Visual dan Media Sosial Kominfo Dimas Aditya Nugraha menyebutkan tantangan di dunia digital ini adalah banyaknya informasi yg tersedia di dunia maya. Humas pemerintah harus bisa mengemas konten yang menarik untuk mengedukasi masyarakat mengenai program kerjanya. "Content is king, but distribution is the king kong!", selorohnya. Dimas pun memaparkan kelebihan dan kelemahan pada tiap platform media sosial sebagai saluran yang dinilai efektif untuk menyebarkan konten. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan humas dapat memaksimalkan fungsi tiap platform dalam mengomunikasikan pesan-pesannya kepada masyarakat.

Selain meningkatkan kompetensi, kegiatan ini juga diisi penguatan nilai-nilai PIONIR dengan menghadirkan motivation trainer Abdul Muyyasir serta acara “Ngopi Bareng Pak Maliki” yang banyak mengulas pentingnya membangun Corporate Cultures. Penerapan nilai-nilai organisasi oleh masing-masing individu dalam penugasan sehari-hari menunjukkan kekhasan corporate cultures suatu organisasi. Profesionalisme dan integritas menjadi suatu keharusan dalam membentuk pribadi unggul di samping kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi dan berkorelasi.

(Humas BPKP Pusat/Dian)



Share      

Berita Terkait:

22 Januari 2019 18:55:40 / adi / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Gotong Royong untuk Pengelolaan Keuangan yang Akurat, Berkualitas, dan Tepat Waktu
18 Maret 2016 08:42:29 / renwas / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kalender Perencanaan Pengawasan Tahun 2016